Manado (ANTARA) - Ribuan siswa kelas IX SMP, mengikuti simulasi pelaksanaan ujian Nasional berbasis komputer atau (INBK) di seluruh sekolah sekolah penyelenggara di kota Manado.
"Simulasi UNBK dilaksanakan selama tiga hari di sekolah sekolah penyelengga
ra dimana seluruh siswa wajib mengikutinya," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado ada Daglan Walangitan MPd, Selasa.
Daglan mengatakan, simulasi UNBK dilaksanakan dengan tujuan, untuk meningkatkan nilai kompetensi siswa para peserta ujian yang akan meninggalkan SMP.
"Mudah-mudahan nilai para siswa akan naik dan terus meningkat menjadi lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya," katanya.
Kepala SMP Negeri 1 Manado Adelaida Kemur, melalui koordinator pelaksana UNBK Joy Oagakndang, mengatakan,
Tahun ini SMP negeri tertua di Kota Manado itu akan menggelar UNBK secara mandiri.
"Jumlah peserta UN BK di SMP Negeri 1 Manado-Bitung untuk tahun ini sebanyak 732 orang dan pada simulasi sejak hari pertama sampai hari kedua seluruh peserta hadir," kata Ondang.
Untuk waktu pelaksanaannya pun, kata Ondang, disamakan dengan waktu pelaksanaan ujian nantinya sehingga para siswa sudah bisa beradaptasi dan mengikuti ujian dengan benar pada waktu yang dijadwalkan yakni April mendatang, ada tiga sesi dan menggunakan enam
ruangan di sekolah tersebut.
Salah satu peserta simulasi UNBK bernama Tiara Tombey mengatakan saat mengikuti simulasi ujian pikirannya tenang dan tidak merasa gugup atau hal lainnya.
"Perasaan biasa saja tetapi memang kami harus ikut jam dan shif yang berjumlah titiga kali," katanya. ***

