Manado, 9/8 (Antaranews Sulut) - BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN) melalui program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) membuka wawasan para siswa melalui kegiatan bedah buku "Cerita Nusantara Kami" di Manado, Kamis.
"Melalui bedah buku "Cerita Nusantara Kami" diharapkan membuka wawasan peserta SMN, akan keberagaman nusantara dan mengantar anak-anak untuk membuat sebuah cerita di akhir kegiatan ini," kata Akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Dr Billy Wagey.
Pada kesempatan itu sebanyak 23 siswa program SMN melakukan bedah buku bersama dengan Perum LKBN Antara.
Billy menjelaskan, buku ini akan mendorong peserta SMN lebih mengenal Indonesia dan menumbuhkan rasa cinta terhadap negeri yang tertuang dalam "Catatan Harian" Siswa Mengenal Nusantara (SMN).
Melalui kegiatan ini, para siswa akan saling mengunjungi dari propinsi satu ke propinsi lainnya di seluruh Indonesia. Siswa dari Manado ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sebaliknya.
Tujuan, para siswa akan menanamkan rasa bangga sebagai bangsa yang memiliki keragaman kekayaan nusantara, dan memupuk rasa persatuan bangsa.

Melalui bedah buku ini akan membuka wawasan peserta SMN untuk menulis sebuah tulisan akan perjalanan di Manado, Sulut.
Akademisi Unsrat Manado Dr Agustijus Patti mengatakan kepada para siswa agar belajar keberagaman budaya di Sulut dan diceritakan dalam tulisan lewat diary nanti.
"Banyak yang perlu diceritakan kembali sehingga pengenalan siswa akan nusantara akan semakin tinggi," kata Patti.
Deputi Manager Hukum dan Humas PLN Suluttenggo Jantje Rau mengatakan kegiatan SMN ini merupakan rangkaian dari BHUN yang diinisiasi oleh kementerian BUMN dan di Sulut sendiri sebagai koordinator yakni PT PLN dan PNM.
"Kami berharap kegiatan SMN di Manado dapat berjalan dengan lancar," kata Jantje.
Dalam kegiatan bedah buku ini dihadiri oleh pimpinan PT PLN Suluttenggo, PNM, LKBN Antara dan Perpustakaan Daerah Sulut.
(T.KR-NCY/B/R017/R017) 09-08-2018 18:54:34

