Manado, (ANTARA Sulut) - Mantan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut)Cornelis John (CJ) Rantung, tutup usia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Rabu sekitar pukul 10.00 Wita.
"Pak Rantung meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto karena sakit," kata Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang, saat menyampaikan pengumuman dalam Rapat kordinasi dengan bupati dan wali kota di kantor gubernur, Rabu.
Menurut Sarundajang, mantan gubernur Rantung akan dimakamkan di TMP Kalibata, sesuai dengan keputusan keluarga di Jakarta, meskipun pemerintah provinsi bisa mengusahakan agar dimakamkan di Sulut.
"Kami seluruh masyarakat Sulut merasa sangat kehilangan atas kepergian Pak Rantung, karena ia adalah sosok pemimpin dan sesepuh masyarakat yang banyak jasanya kepada daerah ini," kata Sarundajang.
Gubernur Sarundajang juga mengajak seluruh bupati dan wali kota untuk mengheningkan cipta berdoa untuk CJ Rantung, serta keluarganya agar diberikan ketabahan dalam menghadapi hal ini.
Ia mengatakan, akan melayat ke Jakarta sekaligus menyampaikan rasa duka atas nama masyarakat Sulut dan keluarganya.
CJ Rantung adalah gubernur Sulut dua periode berturut-turut mulai 1985-1990 dan 1990-1995, menggantikan Gustaf Hein Mantik kemudian digantikan di Evert Ernest Mangindaan.
CJ Rantung lahir pada 7 Desember 1935, dan menjalani karir sebagai perwira militer di masa pemerintah Presiden Soeharto dan terakhir menjabat sebagai Direktur Pengembangan dan Pengkajian Strategis Sesko ABRI, sebelum diangkat sebagai Gubernur Sulut, pada 1985.

