Manado (ANTARA) - Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Sulawesi Utara (Sulut) memasifkan sosialisasi kesehatan reproduksi.
"Kami melakukan program pelayanan KB serta kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang kesehatan reproduksi di pasar tradisional Kabupaten Minahasa Utara," kata Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan bersama Sekretaris Lady D Ante, di Manado, Minggu.
Jeanne mengatakan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi yang pelaksanaannya serentak di seluruh Indonesia dibuka secara virtual oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji dari Jawa Timur.
"Kegiatan tersebut akan memberikan layanan KB dan kesehatan reproduksi kepada seluruh lapisan masyarakat hingga tingkat kelurahan/desa," ujarnya.
Dia mengatakan layanan KB dan KIE kesehatan reproduksi yang dilaksanakan selama tiga hari hingga tanggal 28 Februari 2025 menargetkan sebanyak 850 akseptor, sementara capaian selama kegiatan sebanyak 400 akseptor atau sebesar 47,06 persen.
Jeanny mengatakan suksesnya program Kemendukbangga/BKKBN, yang di dalamnya ada layanan bagi peserta, KB tak lepas dari peran masyarakat dan pemangku kepentingan.
Jajaran Kemendukbangga/BKKBN Sulut, kata dia, akan bekerja optimal, sekaligus membangun kemitraan dengan para pemangku kepentingan dalam rangka menyukseskan program bidang kependudukan dan pembangunan keluarga, antara lain penurunan angka stunting.
"Kami memberikan apresiasi atas kerja keras tim kerja akses kualitas layanan KB/KR Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulut, penyuluh keluarga berencana, dan petugas lapangan keluarga berencana, yang telah berkolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), Dinkes, dan IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Kabupaten Minut (Minahasa Utara) serta mitra kerja terkait untuk suskesnya acara ini," kata Jeanny.
Usai pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan pelaksanaan Pelayanan KB dan memberikan KIE kesehatan reproduksi bagi masyarakat yang ada di lokasi pasar tradisional Airmadidi.