Manado (ANTARA) - Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulawesi Utara, Jeanne Y Winokan berharap dukungan penuh dari pemerintah kabupaten dan kota dalam upaya menurunkan angka stunting di provinsi itu.
"Kami berharap dukungan pemerintah provinsi untuk memberikan dorongan kepada seluruh bupati dan wali kota yang menjadi perpanjangan tangan pelaksanaan program-program yang ada, sehingga satu komando dari pusat, provinsi sampai ke kabupaten dan kota," katanya saat beraudiensi dengan Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay di Manado, Kamis.
Jeanny yang didampingi Sekretaris Lady D Ante dan Ketua Tim Advokasi KIE, Umum dan Humas Ferouw RI Ratu mengatakan, untuk percepatan penurunan stunting telah dibentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Provinsi Sulawesi Utara.
Pembentukan TPPS Provinsi Sulut untuk menekan prevalensi stunting dari tahun 2024 yang sebesar 20,5 persen.
Menurut dia, menurunkan angka stunting bukan hanya tugas Kemendukbangka/BKKBN, namun semua harus terlibat, baik pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta semua mitra kerja.
"Perlu peran serta semua pemangku kepentingan terkait dengan program penurunan angka stunting," ujarnya.
Ia juga menyebut Program Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN, yaitu Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
"Kami memberdayakan semua mitra kerja, baik perorangan, komunitas termasuk di dalamnya pasangan usia subur (PUS)," ujarnya.
Wakil Gubernur Victor Mailangkay mengatakan bahwa Pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Utara segera menindaklanjuti Program Percepatan Penurunan Stunting dan Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN di daerah ini.