Manado (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga mewaspadai tinggi gelombang hingga empat meter di perairan Kabupaten Kepulauan Talaud dan sekitarnya hingga beberapa hari ke depan.
"BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga tanggal 28 Agustus 2025," kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung. Ricky D Aror di Manado, Senin.
Ricky menjelaskan, terdapat bibit siklon 93W di Samudera Pasifik sebelah timur Filipina, pada umumnya angin bertiup dari barat daya - barat dengan kecepatan antara 6 - 25 knots.
Kecepatan angin tertinggi berpotensi terjadi di perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe dan perairan selatan Sulawesi Utara (Sulut).
Kondisi tersebut dapat menyebabkan terjadinya peningkatan tinggi gelombang di sekitar perairan tersebut.
Dia menjelaskan, tinggi gelombang antara 1,25 - 2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), perairan selatan Sulut dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
Sementara tinggi gelombang antara 2,5 - 4,00 meter (tinggi) diperkirakan terjadi di sebelah utara perairan Kabupaten Kepulauan Talaud dan sebelah utara perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Dia berharap, warga berhati-hati risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran bagi warga yang beraktivitas di wilayah perairan dengan tinggi gelombang hingga empat meter tersebut.

