Manado (ANTARA) - Yeslefran Mamanua (60), warga Lingkungan III, Kelurahan Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara, Sulut, yang dilaporkan hilang selama empat hari, dievakuasi SAR gabungan dari dalam sumur dalam kondisi meninggal.
"Korban ditemukan pada Minggu (4/1), pukul 14.20 Wita oleh tim SAR gabungan," kata Komandan Tim Basarnas Sulut Nuriadin Gumeleng di Tomohon, Minggu.
Pada pukul 15.50 Wita, korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Anugrah Tomohon untuk penanganan lebih lanjut, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.
"Setelah korban ditemukan, operasi SAR secara resmi dihentikan dan diusulkan untuk ditutup," ujarnya.
Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama selama operasi berlangsung.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban meninggalkan rumah sekitar pukul 22.00 Wita dengan membawa senapan menuju perkebunan Kayawu (Kebun Irang) dengan tujuan berburu tikus.
Saat pergi, korban mengenakan sepatu lars warna kuning, topi cokelat, serta membawa tas gendong warna abu-abu.
Keluarga juga menyampaikan bahwa korban sebelumnya sempat mengeluhkan sakit di bagian dada pada November 2025.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sulawesi Utara George Mercy Randang menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat atas sinergi, kerja keras, dan dukungan selama pelaksanaan operasi SAR hingga korban berhasil ditemukan.

