Manado (ANTARA) - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Manado menuntaskan 2025 dengan mengumpulkan pendapatan asli daerah (PAD) sebanyak Rp484.39 miliar, dari target sebesar Rp472 miliar,
"Pemasukan itu mencapai 102,63 persen dari target yang ditetapkan oleh pemerintah kota bersama dengan DPRD Manado, pada perubahan APBD 2025 lalu," kata Kepala Bapenda Manado, Jefrey Mongdong, melalui Kepala Bidang Pencatatan dan Pembukuan, Lufry Gerungan, di Manado, Rabu.
Lufry Gerungan mengatakan, bahwa realisasi pemasukan daerah tersebut berasal dari sektor pajak dan retribusi, yang menjadi kewenangan Bapenda untuk melakukan penagihan dan pengumpulan sepanjang tahun lalu.
Dia lalu merinci sumber PAD tersebut yakni pertama pajak barang dan jasa tertentu, yang terdiri atas jasa perhotelan, jasa makanan dan minuman, kesenian dan hiburan, parkir dan tenaga listrik, kedua pajak reklame, ketiga pajak air tanah, empat sarang burung walet, kelima PBB-P2, keenam BPHTB, ketujuh obsen PKB, kedelapan obsen BBNKB dan satu retribusi parkir.
Menurt Lufry Gerungan, sampai akhir tahun, tepatnya pada posisi 31 Desember 2025, semua target pendapatan berada di capaian angka 90 persen dari target yang ditetapkan, bahkan lima diantaranya mencapai di atas angka 100 persen.
Mengenai semua capaian tersebut, terutama sektor jasa makanan dan atau minuman, parkir, reklame serta bebrapa lain, Lufry mengatakan, memang selalu menjadi primadona pendapatan daerah di Kota Manado, selama ini.
"Jasa makanan dan atau minuman, parkir, reklame, air tanah, BPHTB, obsen PKB, obsen, BBNKB memang dongkrak pendapatan dari sektor pajak, hingga mencapai sampai 102,74 persen dari target Rp 467 miliar tahun lalu," Kata Lufry.
Menurutnya pencapaian tahun lalu, menjadi motivasi bagi pihaknya untuk berpacu dalam PAD tahun ini, serta juga mengupayakan dan memaksimalkan yang masih agak kurang di tahun ini.
"Tentu saja kami melakukan berbagai langkah yang meringankan wajib pajak terutama masyarakat kalangan bawah, sehingga tidak akan memberatkan sebab yang dikumpulkan ini juga untuk kepentingan masyarakat Manado pada umumnya,"katanya.

