Jakarta (ANTARA) - BYD memberikan sinyal kuat bahwa SUV berkapasitas off-road dari sub-brand premiumnya, Denza B5, sangat memungkinkan untuk masuk dan dipasarkan di Indonesia.
“Cukup memungkinkan bahwa kami akan membawa dan memperkenalkan Denza B5 ke pasar Indonesia, sangat sangat mungkin,” kata General Manager BYD Asia-Pacific Auto Sales Division Liu Xueliang ditemui di Zhengzhou, China, Kamis (15/1) malam.
Meski tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, Liu juga mengungkap keingingan pabrikan Tiongkok tersebut untuk memboyong teknologi hybrid-nya ke Indonesia.
“Kami akan sepenuhnya memanfaatkan inovasi teknologi kami untuk menawarkan semakin banyak pilihan yang beragam kepada pelanggan kami di Indonesia guna memenuhi kebutuhan mereka.” Liu menambahkan.
Dalam kunjungan ANTARA dan sejumlah perwakilan media dari Indonesia lainnya ke fasilitas sirkuit all-terrain (semua medan) terbaru BYD di Zhengzhou, China, Rabu (14/1), sebuah unit Denza B5 mencuri perhatian.
Pada momen itu, SUV berbasis plug-in hybrid (PHEV) tersebut digunakan untuk dijajal kemampuan offroad-nya, namun, salah satu unitnya mencuri perhatian dengan menampilkan dua fitur yang sangat spesifik, yakni konfigurasi setir kanan, dan antarmuka berbahasa Indonesia, termasuk perintah suara dalam bahasa lokal.
Hal ini memicu spekulasi kuat bahwa Denza B5 tengah dipersiapkan untuk debut di pasar Indonesia, salah satu negara dengan pertumbuhan kendaraan energi baru tercepat di Asia Tenggara.
Denza B5 sendiri merupakan SUV PHEV off-road mewah, dilengkapi dengan mesin bensin turbo 1.5L dan dua motor listrik, menawarkan performa kuat (sekitar 425kW/760Nm). Mobil ini diklaim mampu berakselerasi 0-100km/jam dalam 4,8 detik.
Denza B5 memiliki sistem penggerak empat roda (AWD) untuk mendukung peruntukannya di medan off-road.
Baterainya menggunakan BYD Blade berkapasitas 31,8 kWh untuk jangkauan listrik 90 km (WLTC), dan teknologi off-road canggih seperti diferensial terkunci, bersaing dengan SUV 4x4 premium seperti Land Cruiser Prado yang dilengkapi fitur mewah seperti lemari es built-in dan atap panoramik.
Keberadaannya di sirkuit all-terrain BYD, utamanya pada area off-road, di Zhengzhou, menunjukkan kemampuannya bukan hanya sebagai kendaraan perkotaan, tapi juga sebagai SUV tangguh untuk kondisi jalan Indonesia yang beragam, bahkan ekstrem.
Jika benar akan mengaspal di Tanah Air, Denza B5 kemungkinan akan berada di segmen premium dan bersaing langsung dengan kompetitor GWM Tank 500, dan Jetour T2.
Namun, B5 memiliki keunikan dengan platform PHEV. T2 di Indonesia saat ini mengusung mesin ICE, nun juga dikabarkan akan tersedia varian hybrid-nya.

