Manado (ANTARA) - Ratusan calon mahasiswa (cama), mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) masuk Politeknik kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Manado, tahun akademik 2025/2026, untuk 12 program studi yang tersedia di perguruan tinggi negeri vokasi kesehatan itu.
"Saat ini seleksi penerimaan mahasiswa baru sudah masuk di tahap ketiga, untuk SPMB mandiri, dan sedang uji kesehatan," kata Plt. Direktur Utama Poltekkes Kemenkes Manado, Sandra G.J Tombokan melalui Humas, Devilia Toar, di Manado, kamis.
Dia mengatakan, berdasarkan jadwal saat ini para calon mahasiswa yang sementara menjalani tes kesehatan itu, bisa mendengarkan hasil tesnya pada 11 Juli 2025, setelah itu baru akan lanjut dengan pembayaran uang kuliah tunggal.

Devilia Toar mengatakan nanti para calon mahasiswa yang mengikuti seleksi mandiri ini, bisa mulai membayar uang kuliah tunggal pada 12 sampai 16 Juli 2025 nanti.
Menurut Devilia, perkuliahan secara resmi akan dimulai setelah semua tahapan seleksi selesai, jadi para calon mahasiswa sudah bisa mempersiapkan diri mengikuti kegiatan belajar secara maksimal.
Dia menjelaskan, dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru ini, Poltekkes Kemenkes Manado, punya tiga kategori, yakni untuk SPMB berprestasi, kemudian SPMB Bersama dan yang terakhir adalah mandiri, yang sementara berlangsung.
"Kategori pertama sudah dilaksanakan dan telah ada pengumumannya, dimana yang pertama penilaian sepenuhnya berdasarkan penilaian rapor semester satu sampai lima dan prestasi non akademik, kemudian untuk pendaftar yang memenuhi persyaratan keluarga miskin serta dari daerah terpencil perbatasan kepulauan, kemudian yang kedua adalah SPMB Bersama, yang dilaksanakan serentak oleh Kemenkes RI berdasarkan uji CBT di Poltekkes Kemenkes terdekat tempat tinggal,"katanya.
Untuk yang kedua itu, kata Devilia Toar, juga sudah ada pengumumannya, kemudian yang ketiga yang sedang berlangsung, uji CBT 8 Juli, kemudian uji kesehatan 9 dan 10 Juli dan pengumumannya pada 11 Juli 2025.

Di sisi lain, dia mengatakan, bahwa Poltekkes Kemenkes Manado, memiliki 12 program studi, dan para lulusan SMA, SMK dan MA disilakan memilih menurut latarbelakang pendidikan.
"Memang terbuka untuk semua jurusan, namun ada juga beberapa yang harus berlatarbelakang jurusan IPA di SMA, karena mata kuliahnya nanti adalah eksakta, karena ada kimia dan fisika, jadi harus dari jurusan tersebut,"katanya.
Devilia juga menjelaskan, bahwa semua program studi yang ada di Poltekkes Kemenkes saat ini, sudah terakreditasi, mulai dari D3 kebidanan baik sekali, sarjana terapan kebidanan baik sekali, D3 gizi unggul, sarjana terapa gizi dan dietika unggul, sarjana terapan keperawatan dan profesi ners B, sarjana terapan promosi kesehatan baik, profesi ners B, kemudian D3 sanitasi unggul, sarjana terapan sanitasi lingkungan unggul, D3 farmasi unggul, D3 teknologi dan laboratorium medis unggul dan D3 kesehatan gigi baik sekali.
"Dengan akreditasi itu, Poltekkes Kemenkes Manado selalu meluluskan tenaga unggulan, yang nantinya bisa melayani masyarakat dimana saja mereka mengabdi, dan yang penting bukan hanya ketrampilan tetapi juga sikap para lulusan nantinya terutama harus berahklak mulia, karena ini tugas-tugas kemanusiaan," katanya.

