Manado, (Antaranews Sulut) - Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menggandeng budaya Tingkok guna dorong peningkatan sektor pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
"Kami menggandeng Kepala Lembaga Pengembangan Tripitaka Gatha (LPTG) mendatangkan perguruan Kung Fu Shaolin di Kota Manado," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado Lenda Pelealu di Manado, Senin.
Lenda mengatakan ini merupakan transfer budaya yang sangat baik, apalagi dengan kunjungan wisatawan mancanegara asal Tiongkok ke Sulut yang sangat tinggi.
Dia mengatakan pertunjukan Kung Fu Shaolin ini merupakan rangkaian kegiatan menuju Manado Fiesta 2018.
"Kami akan menampilkan budaya Sulut dan Tiongkok dalam acara "Shaolin Show" kali ini," katanya.
Kepala Lembaga Pengembangan Tripitaka Gatha (LPTG) Iwan Soetanto mengatakan LPTG sendiri dibentuk oleh Kementerian Agama, untuk mengembangkan seni budaya dalam agama Budha.
"Shaolin Show ini, merupakan salah satu kebudayaan dalam Agama Budha yang sudah dikenal dunia," kata Iwan.
Ketua biara Perguruan Shaolin Cina Selatan Kong xing mengatakan pihaknya sangat senang terundang di Kota Manado, dalam memperkenalkan Kung Fu Shaolin.
Dia menjelaskan di Tiongkok sendiri ada dua perguruan yakni bagian Selatan dan Utara, namun tetap rukun dan saling mendukung.
"Saya berharap kerja sama akan tetus terjalin, tidak hanya dalam bentuk seni dan budaya, tapi juga ekonomi serta politik," katanya.
Pertukaran kebudayaan antara Indonesia dan Tiongkok menjadi salah satu faktor penting dalam hubungan kedua Negara.
Soul of Shaolin merupakan salah satu contoh kebudayaan dalam pertukaran budaya ini .
Warisan budaya leluhur ini masih dilestarikan dan berkembang di berbagai sisi kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya warga etnis Tiongkok.
Shaolin Show, katanya, mendatangkan langsung dari Tiongkok sebanyak 27 orang dari usia 10-17 tahun. Berlokasi di Taman GodBless Manado pukul 18.00 Wita, (16/3) Selasa.
(T.KR-NCY/B/G004/G004) 05-03-2018 21:02:27

