Manado (ANTARA) - Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksdya TNI Denih Hendrata didampingi Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto dan Pangkoarmada II Laksda TNI I G.P. Alit Jaya meninjau daerah terdampak banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Rabu.
"Rombongan bertolak menuju lokasi menggunakan KRI WSH-991, KRI AMY-351, KRI SLR-879 sebagai bagian dari dukungan TNI Angkatan Laut dalam penanggulangan bencana alam," kata Kadispen Kodaeral VIII Letkol Laut (P) Rudi Tandirerung di Manado, Rabu.
Setibanya di Dermaga Ulu, Kepulauan Siau, kata Kadispen, Pangkoarmada RI beserta rombongan disambut Bupati Chyntia I. Kalangit dan Forkopimda Sitaro melaksanakan sejumlah kegiatan.
Kegiatan diawali dengan peninjauan Posko Siaga Bencana Kodaral VIII, peninjauan dapur umum dari Yonbekang Kodam XIII/Mdk, serta tempat penampungan sementara pengungsi korban bencana di Museum Ulu Siau Kelurahan Tarorane, Kecamatan Siau Timur.
Selanjutnya, Pangkoarmada RI beserta rombongan melaksanakan peninjauan langsung ke daerah terdampak bencana alam di Desa Bahu.
Peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan, dampak kerusakan yang terjadi, serta kebutuhan mendesak masyarakat setelah bencana guna menentukan langkah tindak lanjut yang tepat dan terukur.
Selesai dari lokasi bencana, kemudian meninjau Posko Bantuan Pemerintah Kepulauan Siau dan menyerahkan bahan pokok secara simbolis kepada Bupati Kepulauan Sitaro di gedung Perpustakaan Daerah Kelurahan Ondong.
"Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan sebagai wujud kepedulian dan dukungan TNI AL kepada pemerintah daerah serta masyarakat yang terdampak bencana alam di Desa Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, Kepulauan Sitaro," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, kata Kadispen, Dankodaeral VIII menegaskan kesiapan jajaran untuk terus bersinergi dan mendukung kebijakan Pangkoarmada RI dalam penanggulangan bencana alam.
"Kegiatan ini juga memastikan kehadiran negara melalui TNI Angkatan Laut dalam membantu masyarakat dan mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak," katanya.
Turut hadir dalam peninjauan daerah terdampak tersebut Danguskamla Koarmada II, Asops Pangkoarmada RI, Kadister Koarmada RI, Koorsmin Pangkoarmada RI, Asintel Dankodaeral VIII, Danlanal Tahuna, dan para pejabat Forkopimda Kabupaten Sitaro.

