Manado (ANTARA) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Manado, melalui tim pengamanan, siap mengamankan 12 program pembangunan strategis kota untuk memastikan berjalan sesuai dengan regulasi berlaku.
"Tiga dari 12 kegiatan pembangunan itu sementara berlangsung, dan semuanya berjalan dengan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," kata Kepala Kejaksaan Negeri Manado, Wagiyo, melalui Kasie Intelijen, Arthur Piri, di Manado, Jumat.
Dia mengatakan, tiga kegiatan pembangunan yang berlangsung itu, semuanya sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku, dan tidak ada penyimpangan.
Menurut Piri, Kejari Manado melakukan pengamanan untuk pembangunan strategis tersebut, melalui tim pengamanan pembangunan strategis, yang memang punya tugas untuk memastikan bahwa pembangunan tersebut dapat terhindar dari ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan baik terhadap personil, material atau aset bahkan setiap hambatan birokratis.
Dia menjelaskan, jika misalnya, di dalam pekerjaan di lapangan menemui persoalan, semisal keberatan warga di lokasi sekitar pekerjaan, dikarenakan mengganggu akses jalan dalam pemasangan paving block, penggalian untuk pemasangan pipa, talud serta lain – lain, maka tim ini yang maju.
"Dengan demikian pembangunan strategis yang memang dilakukan untuk kepentingan masyarakat itu sendiri, bisa berjalan aman tanpa gangguan dan selesai juga tepat waktu," kata Piri.
Dia mengatakan pembangunan strategis Kota Manado itu, ditetapkan oleh wali kota melalui keputusan nomor 93/KEP/03/INSP/2024 tanggal 18 Maret 2024, tentang penetapan proyek strategis pemerintah kota manado tahun 2024.
Dia mengatakan, pembangunan strategis di Kota Manado tersebut ditetapkan berdasarkan keputusan Wali Kota Manado Nomor 93/KEP/03/INSP/2024 tanggal 18 Maret 2024 tentang penetapan proyek strategis Pemerintah Kota Manado tahun 2024.
Melalui penetapan tersebut, katanya, Pemerintah Kota Manado mengharapkan agar proyek strategis tersebut dapat berdampak langsung pada masyarakat kota.
"Kita berharap tentu semua kegiatan pembangunan yang diamankan itu berdampak langsung pada masyarakat, sebab memang itu tujuannya,"tegas Piri.