Manado (ANTARA) - Para praktisi wisata di Sulawesi Utara dan Manado, menyambut kedatangan para wisatawan asing di Bandara Internasional Sam Ratulangi, yang tiba dengan penerbangan Scoot Tiger Air, dari Singapura.
Penyambut tersebut sebagai tindak lanjut dari ditetapkannya Bandara Sam Ratulangi dan Soetta, sebagai pintu gerbang luar negeri ke Indonesia, oleh pemerintah pusat beberapa waktu lalu.
"Penyambutan tersebut sekaligus menegaskan sbahwa Bandara Sam Ratulangi telah siap melaksanakan keputusan tersebut," kata Praktisi Wisata Sulut, Dino Gobel, di Manado.
Dia mengatakan, dalam pelaksanaan prosedur kesehatan dan keamanan pencegahan pandemik COVID-19, sesuai aturan yang berlaku, seperti wajib tes PCR dan pengecekan melalui deteksi alat oleh tim karantina kesehatan bandara, begitu tamu tiba di Manado.
"Meskipun saat take-off dari negara asal, tamu telah melakukan PCR, tetapi ini wajib, karena mereka datang dari luar negeri," katanya.
Selanjutnya, setelah dinyatakan negative, para turis tersebut, sore tadi, langsung menuju Pulau Bangka.
Gobel mengatakan, di resort Murex, mereka melakukan karantina mandiri selama delapan hari, juga di resort perlakuan karantina di Pulau Bangka juga ada di resort Bastianos.
Menurutnya, Prokes ketat PCR dan karantina mandiri, wajib dilaksanakan, penyambutan di Bandara dipimpin Kadis Pariwisata Sulut Henry Kaitjily , GM PT Angkasa Pura I,Minggus Gandeguai, Ketua Asita Merry Karouwan II. **

