Manado, (Antaranews Sulut) - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XV Sulawesi Utara (Sulut) memacu penyelesaian jembatan tol Manado-Bitung yang berada di segmen pemerintah.
"Bangunan bawah sudah selesai dan akan dilanjutkan dengan penyelesian konstruksi bagian atas," kata Kepala BPJN XV Triono Junoasmono di Manado, Senin.
Pada ruas tol segmen pemerintah sepanjang 14 kilometer sebagaimana rencana akan dibangun sejumlah jembatan dengan total bentangan lebih dari 1.500 meter.
BPJN bekerja sama dengan kontraktor terus melakukan percepatan dengan menambah peralatan, material hingga pekerja agar penyelesaiannya sesuai target.
"Sejak beberapa bulan lalu kita sudah menambah peralatan termasuk pekerja, kita berharap awal tahun depan bisa diselesaikan dan dioperasikan," ujarnya.
Pembangunan jembatan Dinambunan I, Dinambunan II dan Dinambunan III sepanjang 700 meter akan dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sementara, jembatan alur Tondano, jembatan sungai Tondano, jembatan Kawangkoan, jembatan Tembran sepanjang 800 meter dibiayai pinjaman China.
Selain jembatan di ruas jalan utama, akan dibangun juga jembatan akses Airmadidi dan jembatan lingkar Minahasa Utara sepanjang 470 meter yang dibiayai APBN.
Konstruksi lainnya yang akan dibangun di ruas jalan utama yaitu simpang susun Sukur dan Airmadidi, ujarnya.
Dibangunnya jalan tol Manado-Bitung sepanjang 39,9 kilometer diharapkan dapat mengurai kepadatan volume kendaraan yang saat ini melintasi ruas jalan nasional Manado-Bitung.
Tol ini akan memangkas waktu tempuh dari Kota Manado menuju Kota Bitung yang saat ini mencapai 90-120 menit, selain meminimalisasi kasus kecelakaan di ruas jalan ini.***3***

