Manado (ANTARA) - Jajaran TNI membantu warga di wilayah Terdepan, Tertinggal, Terluar (3T) Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut) dengan melakukan pendampingan pelayanan kesehatan.
TNI melalui Babinsa Koramil 1312-06/Nanusa membantu pendampingan kegiatan Posyandu di Desa Karatung, Kecamatan Nanusa, Talaud.
"Aksi ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam memantau perkembangan anak usia dini di wilayah tersebut," kata Dandim 1312/Talaud Letkol Arh. Yanuar Yudistira dalam keterangan tertulis.
Babinsa bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Karatung melayani warga yang datang membawa balita mereka.
"Kehadiran aparat teritorial ini tidak hanya sekadar memantau, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pelayanan teknis kepada masyarakat di lapangan," katanya.
Selain itu, Koramil melakukan pendataan terhadap jumlah kehadiran balita guna memastikan seluruh anak di desa tersebut mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang setara.
Mengingat wilayah kepulauan Karatung sangat jauh dengan akses pusat Kota Manado yang fasilitas kesehatan sudah lengkap dibanding wilayah 3T.
Dandim mengatakan kehadiran Babinsa di kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap suasana di lokasi Posyandu, proses pelayanan kesehatan menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman, sehingga para orang tua dapat mengikuti instruksi tenaga medis dengan lebih fokus.
Salah satu tenaga kesehatan setempat, Aroce Pangalo memberikan apresiasi atas peran aktif TNI yang terus bersinergi dengan tenaga kesehatan di tingkat desa.
Menurutnya, keterlibatan Babinsa sangat efektif dalam memotivasi warga untuk lebih rajin mengunjungi Posyandu demi kesehatan anak-anak mereka.
Melalui kerja sama yang erat antara TNI, tenaga kesehatan dan warga, diharapkan derajat kesehatan masyarakat di Desa Karatung dapat terus meningkat.
Sinergi ini menjadi kunci utama agar program pencegahan gangguan pertumbuhan anak atau stunting dapat berjalan optimal dan berkelanjutan di wilayah Desa Karatung.

