Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mengungkapkan bahwa pihaknya menghargai keputusan Indonesia untuk bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza gagasan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Merespons permintaan tanggapan terkait keikutsertaan RI di organisasi tersebut, Boroujerdi berkata bahwa pihaknya memahami setiap negara, termasuk Indonesia, memiliki kepentingan dan posisi nasional yang berbeda untuk merespons isu Palestina
“Kami menghormati berbagai keputusan yang diambil oleh pemerintah Indonesia, berkaitan dengan kepentingan nasionalnya dan dengan jalan yang dipilih oleh Indonesia,” kata Dubes Iran ditemui usai taklimat media di Jakarta, Kamis.
Ia pun memastikan bahwa bagaimanapun kebijakan luar negeri yang diambil Indonesia dengan pihak ketiga, termasuk terkait isu Palestina, tidak akan memengaruhi hubungan bilateral dengan Iran yang sudah berjalan baik sejak lama.
“Apa pun keputusan Indonesia akan kami hormati,” kata dia, menambahkan.
Sementara itu, terkait posisi Iran atas Dewan Perdamaian Gaza, Dubes Boroujerdi mengatakan bahwa penjajahan Israel terhadap Palestina harus diakhiri serta-merta sebelum langkah perdamaian apapun dapat diimplementasikan untuk wilayah tersebut.
Sebelumnya pada Kamis, Indonesia mengumumkan keputusannya bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza bentukan Presiden AS Donald Trump untuk mendukung stabilitas di Palestina.
Keputusan tersebut tertuang dalam pernyataan bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dan para menlu dari tujuh negara lainnya — Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab — yang diunggah Kementerian Luar Negeri RI di media sosial.
"Para menteri mengumumkan keputusan bersama negara-negara mereka untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian," sebut pernyataan itu.
Mereka, termasuk Indonesia, menyatakan dukungan terhadap upaya perdamaian yang diinisiasi Trump dan akan mendorong Dewan Perdamaian memainkan perannya sebagai "otoritas sementara" di Jalur Gaza, Palestina.
Di hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto mewakili RI secara langsung menandatangani Piagam Dewan Perdamaian bersama Presiden Trump dan negara peserta lainnya di lokasi acara World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss.
Prabowo menyebut Dewan Perdamaian Gaza merupakan kesempatan bersejarah untuk mewujudkan perdamaian di Gaza, dan pemerintah Republik Indonesia memiliki komitmen besar untuk berperan dalam hal tersebut bagi kebaikan rakyat Palestina.

