Manado(Antarasulut) - Sebanyak 21 kios bahan campuran di pasar tradisional Pinasungkulan, Karombasan, Wanea, Selasa pagi, ludes terbakar.
"Penyebab kebarakan masih dalam penyelidikan aparat kepolisian, dan kerugian sementara kami hitung," kata Direktur Operasional PD Pasar Manado, Didi Sjafii, di lokasi kebakaran.
Sjafii mengatakan, api mulai berkobar pagi sekitar pukul 04.30, dari salah satu kios, kemudian menjalar ke kios-kiso di sebelahnya, sampai akhirnya 21 unit yang berada di bagian tengah pasar tradisional tersebut habis dilalap si jago merah.
"Api bisa dipadamkan oleh 16 unit mobil pemadam kebakaran sekitar pukul 07.00 Wita," katanya.
Dia menyebutkan, kios yang terbakar tersebut ada yang menjual barang-barang kelontongan, bahan pangan, sampai bumbu-bumbu dapur, rempah-rempah sampai tempat penjualan ikan kering dan asin.
Sjafii mengatakan, hingga pukul 10.00 Wita, pihaknya masih terus menghitung jumlah kerugian yang ditimbulkan oleh bencana kebakaran tersebut sedangkan penyidikan penyebab kebakaran diserahkan pada aparat kepolisian.
"Kami berharap polisi bisa segera mengungkap penyebab kebakaran, karena berdasarkan pengamatan kami kerugian yang ditimbulkan oleh kasus kebakaran tersebut sangat besar," katanya.
Dia mengatakan, sudah mendata para pemilik kios yang terbakar, dan minta mereka bersabar, sebab tidak ada yang mengingingkan musibah seperti itu terjadi.
***

