Manado (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) mengajak untuk meningkatkan keyakinan konsumen di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terhadap ekonomi di daerah tersebut.
"Sampai pada Juli 2025 indeks keyakinan konsumen (IKK) Sulut terus mengalami peningkatan," kata Kepala BI Perwakilan Sulut Joko Supratikto, di Manado, Jumat.
Joko mengatakan IKK Sulut pada bulan Mei 2025 sebesar 127,9 kemudian pada Juni 2025 naik menjadi 128,6 dan di bulan Juli juga mengalami peningkatan cukup signifikan jadi 132,7.
Jika dibandingkan dengan nasional hanya sebesar 118,1 sedangkan IKK di Sulut masih lebih tinggi.
Ia menjelaskan BI tidak secara eksplisit "mengajak" atau "menganjurkan" konsumen untuk meningkatkan keyakinan mereka. Sebaliknya, BI secara rutin merilis hasil Survei Konsumen yang menunjukkan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Indonesia cenderung meningkat pada bulan-bulan tertentu, seperti pada Juli 2025.
Peningkatan ini ditopang oleh optimisme terhadap kondisi ekonomi masa depan, yang dapat mendorong belanja dan konsumsi rumah tangga.
IKK, katanya, merupakan indikator yang mengukur optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi mereka di masa depan.
Kenaikan IKK ini, katanha, terutama didorong oleh peningkatan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK), yang menunjukkan pandangan positif tentang prospek ekonomi mendatang.
Keyakinan konsumen yang tinggi, katanya, dapat mendorong masyarakat untuk lebih banyak berbelanja, berinvestasi, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.
BI menyediakan data melalui Survei Konsumen untuk memberikan gambaran tentang sentimen dan perilaku konsumen di Indonesia.
Melalui kebijakan moneter dan makroprudensialnya, BI berupaya menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi, yang pada akhirnya dapat meningkatkan keyakinan konsumen.

