Logo Header Antaranews Manado

Gubernur Sulut pastikan ketersediaan beras di daerah tercukupi

Jumat, 23 Januari 2026 18:58 WIB
Image Print
Gubernur Yulius Selvanus memastikan ketersediaan beras di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam kondisi aman dan tercukupi karena ditopang kebijakan strategis. ANTARA/HO-DKIPS

Manado (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus memastikan ketersediaan beras di daerahnya dalam kondisi aman dan mencukupi hingga Maret 2026 berkat kebijakan strategis yang dijalankan.

‎"Kondisi tersebut tidak lepas dari berbagai kebijakan strategis pemerintah, termasuk pelaksanaan Gerakan Pangan Murah serta penyaluran beras cadangan pemerintah," katanya saat melaksanakan "Gerakan Tanam Padi" di Desa Solog, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Jumat.

Sebagaimana data Perum Bulog Kanwil Sulawesi Utara stok beras yang ada di Perum Bulog setempat mencapai 21 ribu ton, stok tersebut sudah memenuhi kebutuhan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun baru 2026, bahkan sampai bulan Maret 2026, ujar Yulius.

‎“Beras kita tercukupi di Sulut. Kita juga rutin melakukan Gerakan Pangan Murah dan membagikan beras cadangan pemerintah, terutama saat menghadapi Natal dan Tahun Baru baru-baru ini. Apalagi cuaca cukup ekstrem, jadi harus kita antisipasi agar inflasi bahan pokok tidak terjadi,” katanya.

‎Yulius mengatakan tingkat inflasi provinsi berpenduduk lebih 2,6 juta jiwa itu pada 2025 mencapai 1,23 persen, menjadikan Sulut peringkat ketiga terendah secara nasional.

‎“Puji Tuhan, inflasi Sulut di tahun 2025 nomor tiga terendah di Indonesia. Ini hasil dari gerakan dan program yang kita lakukan bersama,” katanya menambahkan.

Yulius Selvanus bersama forkopimda dan petani ikut menanam padi dalam rangka Gerakan Tanam Padi mendukung swasembada pangan bertemakan Tanam Apa yang Dimakan dan Makan Apa yang Ditanam di Desa Solog, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Gerakan Tanam Padi itu dilaksanakan di hamparan lahan pertanian seluas 30 hektare, di mana sekitar 28 hektare di antaranya telah ditanami padi.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026