Tomohon (ANTARA) - Wakil Wali Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Wenny Lumentut mengatakan, pemerintah daerah terus memasifikasi cakupan vaksinasi COVID-19 bagi warga di wilayah tersebut.
"Pemerintah Kota Tomohon sampai saat ini terus berupaya dalam hal penanganan COVID-19, menerapkan protokol kesehatan dan pelaksanaan vaksinasi," kata Lumentut di Tomohon, Senin.
Masifikasi pelaksanaan vaksinasi, kata dia, terus dilaksanakan di berbagai tempat pelayanan, serta mengajak masyarakat yang belum divaksin untuk segera divaksin.
Lumentut bersama forkopimda mengikuti vidcon mendengarkan arahan Presiden Joko Widodo terkait penanganan pandemi COVID-19 yang digagas Kementerian Dalam Negeri.
Dalam vidcon tersebut, kata dia, Presiden menekankan bahwa pandemi COVID-19 belum berakhir dan saat ini ada varian baru yakni Omicron yang penularannya lebih cepat dari delta, varian sebelumnya.
Karena itu, Presiden berharap pemerintah daerah bersama unsur terkait lainnya melakukan penanganan serta manajemen yang baik secara detail.
Hal yang penting dalam menghadapi penularan varian Omicron, kata Presiden yakni mempersiapkan fasilitas rumah sakit.
"Semua rumah sakit harus disiapkan dan terus mempersiapkan oksigen, obat-obatan dan lain sebagainya. Kalau oksigen dan obat-obatan lainnya masih kurang atau belum lengkap, segera sampaikan kepada unsur terkait, kepada Menteri Kesehatan," ajak Presiden.
Presiden kata dia, menegaskan dua hal yang sangat penting dalam penanganan COVID-19 di dalamnya varian Omicron yaitu meningkatkan penerapan protokol kesehatan, terutama penggunaan masker dan percepatan vaksinasi di seluruh daerah.
Presiden berharap TNI, Polri dan unsur terkait lainnya terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam penanganan COVID-19, serta percepat vaksinasi untuk menekan angka kematian.
"Vaksinasi sangat penting terlebih untuk para lansia," sebut Presiden.
Presiden juga mengajak semua pihak memberikan pemahaman yang sebaik-baiknya sehingga masyarakat tidak panik.