Manado (ANTARA) - Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Denny Tuejeh meminta Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 19/ Yudha Karya Nyata (YKN) harus sebagus namanya.
"Batalyon ini harus sebagus namanya yaitu Yudha Karya Nyata yang berarti prajurit yang bertugas dengan kesungguhan," kata Pangdam saat mengunjungi Yonzipur 19/YKN di desa Watutumou, Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Kamis.
Pangdam sangat berterima kasih kepada para prajurit Yonzipur 19/YKN, meski dalam keterbatasan sebagai satuan yang baru dibentuk namun prajurit Yonzipur 19/YKN dapat bekerja maksimal dalam membantu tugas-tugas TNI AD.
Mengapresiasi upaya prajurit Yonzipur 19/YKN dalam merawat dan memelihara pangkalannya sehingga elok untuk dilihat.
"Sekilas saya melihat bangunan di Batalyon ini sudah berumur cukup lama, namun saya berterima kasih kepada kalian karena meskipun bangunan lama tapi merawatnya dengan baik,"kata Pangdam.
Pangdam berharap para prajurit mampu berkontribusi, membantu serta mendorong pembangunan yang ada di wilayah Kodam XIII/Merdeka.
Kepada seluruh prajurit agar menjadi batu fondasi dalam membangun sejarah Yonzipur 19/YKN untuk generasi ke depan.
Pangdam meyakini bahwa prajurit Yonzipur 19/YKN mampu mewariskan budaya yang baik bagi para prajurit-prajurit di masa yang akan datang.
"Batalyon ini adalah satuan yang baru dibentuk, untuk itu bangun budaya yang positif, karena kalian akan mengawali satuan ini sebagai satuan baru bagi prajurit-prajurit di masa yang akan datang," kata Pangdam.
Pada kunjungan tersebut, Pangdam didampingi Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka Cicilia Evie Denny Tuejeh beserta Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen E. J. Lumintang dan rombongan para Asisten, Kabalak serta para Dansat jajaran Kodam XIII/Merdeka.