Tomohon (ANTARA) - Pemerintah Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), mengapresiasi jemaat serta seluruh komponen masyarakat lainnya yang telah berperan dalam menjaga toleransi beragama di daerah tersebut.
"Terima kasih dan apresiasi kepada semua jemaat dan umat bersama seluruh komponen masyarakat yang telah bersama-sama mendukung program pembangunan, melalui sinergi, sehingga Tomohon meraih predikat Kota Toleransi," kata Wali Kota Caroll JA Senduk di Tomohon, Minggu.
Berkat sinergi, lanjut dia, juga membawa daerah berpenduduk lebih 100 ribu jiwa itu mendapat penghargaan kota paling toleran, masuk lima besar dari 10 kota paling toleran di Indonesia.
"Visi kami adalah Tomohon maju, berdaya saing dan sejahtera, yang nantinya akan diimplementasikan melalui beberapa misi," ujarnya.
Misi tersebut, kata dia, adalah menjaga dan melestarikan Tomohon sebagai kota religius serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.
Berikutnya, menjadikan Tomohon sebagai kota wisata dunia, memajukan sistem pertanian dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan serta mewujudkan pelayanan pemerintahan yang bersih, efektif dan berintegritas.
"Mari kita tetap memperkokoh NKRI dan mengamalkan Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika di tengah era digital saat ini," ajaknya.
Pemerintah kota juga berharap masyarakat bijaksana menggunakan media sosial untuk kesejahteraan serta memelihara sikap toleransi dalam hidup beragama serta bermasyarakat.
Wali kota juga berharap masyarakat ikut menjaga lingkungan agar tetap aman dan terhindar dari bencana alam.
"Dalam menggerakkan perekonomian di masa pandemi COVID-19 jemaat dan umat bersama masyarakat diharapkan menerapkan perilaku hidup penuh inovasi dan memberdayakan kemajuan teknologi dewasa ini untuk kesejahteraan," katanya.
Masyarakat juga diharapkan mengurangi pola hidup konsumtif untuk memenuhi kebutuhan pangan.