Manado (ANTARA) - Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa masih termasuk daerah risiko tinggi penularan COVID-19 atau zona merah di Provinsi Sulawesi Utara.
"Sangat diharapkan masyarakat terus disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat, bersama-sama memutus mata rantai penyebaran COVID-19," ucap dr Steaven dari Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut di Manado, Kamis.
Sebelumnya, daerah dengan risiko tinggi penularan COVID-19 di Sulut ada sembilan daerah, namun terus berkurang setelah angka kesembuhan beberapa pekan belakangan ini terus meningkat.
Sebagaimana data Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut per 18 Agustus 2021, akumulasi kasus terkonfirmasi positif di Kota Tomohon sebanyak 3.256 orang dan 2.402 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh, sementara kasus aktif sebanyak 766 orang dengan jumlah kasus meninggal 88 orang.
Kabupaten Minahasa mengkoleksi 3.610 kasus terkonfirmasi positif COVID-19, sebanyak 2.741 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh, kasus aktif sebanyak 732 orang dan meninggal 137 orang.
Data satgas juga mencatat, dari 15 kabupaten dan kota, terdapat 11 daerah risiko sedang penularan COVID-19 yaitu Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kepulauan Sitaro, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Timur.
Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Kota Manado, Bitung, dan Kotamobagu.
Satu-satunya daerah dengan risiko rendah penularan COVID-19 (sonazi hijau) yaitu Kabupaten Kepulauan Talaud dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif 360 orang, sembuh 293 orang, kasus aktif 58 dan sembilan orang dilaporkan meninggal.
Saat ini, akumulasi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Sulut per 18 Agustus 2021 sebanyak 30.149 orang, sembuh 23.733, kasus aktif 5.553 dan meninggal 863 orang.*