Sabtu, 24 Juni 2017

Indeks Pembangunan Gender Sulut Ketiga Nasional

id pemprov sulut
Indeks Pembangunan Gender Sulut Ketiga Nasional
Gubernur Olly Dondokambey (1)
Ini yang harus kita dukung. Perempuan di daerah ini tangguh,
Manado, (AntaraSulut) - Sulawesi Utara (Sulut) menempati peringkat ketiga Indeks Pembangunan Gender (IPG) di bawah Sumatera Barat dan DKI Jakarta, kata Gubernur Olly Dondokambey, Selasa.

"Ini yang harus kita dukung. Perempuan di daerah ini tangguh," kata Gubernur Olly di Manado.

Peringkat ketiga IPG, kata Gubernur, merefleksikan bahwa kualitas hidup perempuan di provinsi berpenduduk lebih dari 2,5 juta jiwa itu sangat memuaskan.

Perempuan Sulut ikut memberikan kontibusi positif dalam penyelenggaraan pemerintahan karena berpartisipasi memberikan sumbangan pemikiran dan pembangunan daerah.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menyebutkan, jumlah pejabat perempuan di tingkat eselon II sebanyak 21 persen, eselon III sebanyak 36 persen dan eselon IV sebanyak 44 persen.

Meski begitu, menurut dia, posisi perempuan dalam struktur pemerintahan masih perlu ditingkatkan.

"Pencapaian ini masih perlu dipacu. Kita dituntut untuk mendorong pembangunan yang responsif gender tersebut," ujarnya.

Mewujudkannya, memerlukan langkah nyata melalui gerakan masif "he for she" yang bertujuan melibatkan laki-laki dan anak laki-laki sebagai agen perubahan mencapai kesetaraan gender, jelasnya.

"Peringatan hari perempuan internasional 2017 ini berperan meningkatkan partisipasi pemerintah dan masyarakat dalam menyukseskan pembangunan di Sulut. Ini semakin memantapkan komitmen segenap pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat mendukung pengarustamaan gender," katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Mieke Pangkong berharap momentum Peringatan Hari Perempuan Internasional 2017 dapat membawa perubahan melalui pemberian akses lebih luas kepada perempuan dalam membangun daerah.

"Kita berharap ada perubahan pandangan terhadap perempuan sehingga memberikan kesempatan besar menjadi pelaku pembangunan," ujarnya.***4***





(T.K011/B/G004/G004) 14-03-2017 21:05:45

Editor: Guido Merung

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga