
Polda Sulut: Generasi muda pionir utama pengaruhi masa depan bangsa

Manado (ANTARA) - Direktur Binmas Polda Sulut Kombes Pol Rio Alexander Panelewen mengatakan generasi muda adalah pionir utama yang sangat berpengaruh bagi masa depan bangsa.
"Generasi muda diharapkan memiliki tingkat kecerdasan dan hal-hal baik lainnya yang mengungguli segmentasi usia lainnya untuk menjawab tantangan masa depan," ujar Kombes Pol Rio Panelewen saat diskusi kelompok terfokus (FGD) di Manado, Rabu.
Melalui FGD tersebut mampu mencetak generasi yang produktif, cerdas, memiliki stamina, serta semangat tinggi untuk bersaing di masa yang akan datang.
Dir Binmas juga memberikan catatan serius mengenai kondisi sebagian pemuda saat ini yang terjerumus dalam berbagai kegiatan negatif.
Beberapa ancaman yang disoroti antara lain penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas, aksi perundungan (bullying), judi daring (online), pinjaman online (pinjol).
Selain itu, kejahatan jalanan dan tawuran, paparan doktrin berbahaya seperti radikalisme, intoleransi, terorisme, hingga gaya hidup hedonisme dan atheisme.
"Hal tersebut sangat berbahaya karena pemuda memikul tanggung jawab besar sebagai penerus bangsa," katanya menegaskan.
Sebagai langkah antisipasi, pembentukan karakter yang cerdas, nasionalis, dan religius menjadi prioritas utama sehingga kesadaran dan edukasi harus dimulai dari lingkup terkecil, yaitu diri sendiri, keluarga, hingga komunitas.
"Pendidikan turut mengubah pola pikir yang selanjutnya akan berpengaruh pada perilaku dan sikap dalam bertindak. Orang yang berpendidikan akan lebih matang dan cenderung mencari solusi terhadap masalah di sekitarnya," jelas Kombes Pol Rio.
Kegiatan FGD ini menghadirkan berbagai narasumber milenial, di antaranya anggota DPRD Monica Tambajong yang membahas bahaya radikalisme dan intoleransi, Ipda Andros G. Hinur mengulas ancaman bullying, judi online, hingga narkoba, Debryanto Kavin Sampul memaparkan peran gerakan Pramuka dalam mencegah kenakalan remaja, dan Lingkan Rumambi memberikan inspirasi membangun masa depan generasi muda.
"Saya berharap gagasan-gagasan positif yang dihasilkan dalam diskusi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia," tutup Kombes Pol Rio.
Peserta yang hadir terdiri dari perwakilan organisasi pemuda lintas agama, perwakilan BEM Universitas di Manado, serta pelajar dari SMA dan SMK.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
