
BPJN Sulut rencanakan pelebaran jalur Ring Road I sumber kemacetan

Manado (ANTARA) - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara merencanakan pelebaran jalur 'Manado Outer Ring Road' (MORR) I yang kerap kali menjadi sumber kemacetan di ruas tersebut.
"Memang terjadi bottle neck di terowongan. Hal itu yang menjadi titik kemacetan," kata Kasatker PJN Wilayah I, Ringgo Radetyo di Manado, Jumat.
Kondisi eksis saat ini, MORR I terdapat empat jalur, namun menyempit menjadi dua jalur ketika mendekati terowongan.
"Rencananya akan dilebarkan menjadi empat jalur sehingga tidak lagi terjadi kemacetan di waktu-waktu tertentu," ujarnya.
Sebelumnya, kata Ringgo, telah ada anggaran untuk memperbaiki jalur yang terjadi penyempitan tersebut, akan tetapi ikut terdampak efisiensi anggaran.
"Memang sudah dianggarkan di awal tahun 2025, namun ada efisiensi dan akhirnya ditunda dulu. Di tahun ini kita upayakan bisa masuk," katanya menambahkan.
Ringgo memperkirakan, anggaran yang dibutuhkan untuk memperbaiki dua jalur menjadi empat jalur tersebut akan menelan anggaran sebesar Rp24 miliar.
Sebelumnya, rencana pelebaran jalur MORR I yang menyempit di terowongan sudah diusulkan Kepala BPJN Sulut, Hendro Satrio MK ke Kementerian PUPR kala itu.
Tujuan mengganti terowongan dengan jembatan yang di bawahnya terdapat empat jalur, kata Hendro untuk mengurai kemacetan di Jalan Lingkar Luar Manado (MORR) I.
Kemacetan di MORR I tersebut biasanya terjadi pagi hari saat jam kantor, dan sore hari pada saat warga luar kota pulang setelah jam kerja.
Pengembangan MORR I tersebut nantinya terhubung dengan pembangunan MORR III yang sementara berlangsung dan infrastruktur tersebut menjadi penunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
