
China dan Rusia tegaskan prinsip non-blok dan non-konfrontasi

Beijing (ANTARA) - China dan Rusia saling menghormati kepentingan masing-masing dan berpegang pada prinsip non-blok dan non-konfrontasi, kata Menteri Luar Negeri China Wang Yi dalam konferensi pers tahunan di Beijing, Ahad.
"Kami selalu menghormati kepentingan inti masing-masing, tidak memaksakan kehendak dan agenda kami satu sama lain, dan berpegang teguh pada prinsip non-blok dan tidak menargetkan pihak ketiga," katanya menjawab pertanyaan RIA Novosti.
Wang Yi mencatat bahwa China dan Rusia tidak menggunakan provokasi atau tekanan eksternal, dan hal itu menunjukkan stabilitas strategis yang cukup tinggi, katanya.
"Hubungan ini [antara Rusia dan China] telah didasarkan pada kesetaraan, rasa hormat, dan saling menguntungkan sejak awal," kata menlu Tiongkok itu.
China dan Rusia secara strategis independen dan otonom, serta mempertahankan tingkat kepercayaan timbal balik yang tinggi, katanya.
Konferensi pers Menlu Wang Yi itu berlangsung di sela Sidang Keempat Kongres Rakyat Nasional (NPC) ke-14, sebuah badan legislatif tertinggi negara itu, yang berlangsung di Beijing dari 5 hingga 12 Maret.
Sumber: Sputnik-OANA
Pewarta : Katriana
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
