
Wawali Kota Manado ajak jaga toleransi

"Ini adalah minggu sengsara terakhir dalam tradisi gereja, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menjaga kerukunan," kata Harley
Manado, (ANTARA Sulut) - Wakil Wali (Wawali) Kota Manado Harley Mangindaan mengajak umat Kristen Manado, menjaga kerukunan dan toleransi, menjelang peringatan Jumat Agung dan Paskah.
"Ini adalah minggu sengsara terakhir dalam tradisi gereja, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menjaga kerukunan," kata Harley, didampingi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Manado Seyla Mangindaan-Kudati, saat beribadah bersama umat Kristen di GMIM Bukit Moria Tikala Baru, Tikala, Minggu.
Harley mengatakan, menjelang Jumat Agung semua umat kristen harus tetap hidup dalam penghayatan makna penderitaan Kristus, menjaga kekudusan dengan hidup saling mengasihi dan menghargai satu dengan lainnya.
Dalam kesempatan ibadah bersama itu, Harley mangajak seluruh umat Kristen untuk tetap saling menjaga kerukunan dan tidak terpancing dengan berbagai berita yang dapat memanaskan situasi.
"Manado ini adalah jendelanya Sulawesi Utara, kerukunan di kota ini menjadi cerminan kedamaian di provinsi kita," kata Harley.
Apalagi kata Harley, kerukunan umat beragama di Manado itu sudah teruji dan menjadi percontohan dimana-mana, maka sudah menjadi kewajiban setiap umat beragama, untuk menjaga toleransi antar sesama.
Wakil Wali Kota Harley Mangindaan berharap menjelang pelaksanaan Jumat Agung nanti, suasana Manado akan makin aman nyaman dan menyenangkan, sehingga siapapun yang datang terutama di saat perayaan Jumat sampai Paskah akan senang saat berada di kota ini.
Ia mengatakan, jika ada hal-hal yang dirasakan kurang atau tidak mengenakan antara sesama umat beragama, bisa disampaikan oleh pemuka agama lewat Forum Kerukunan Antara Umat Beragama (FKUB).
(Joyce/antarasulut.com)
Pewarta : Joyce Bukarakombang
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
