Logo Header Antaranews Manado

PSM Abaikan Ancaman Mundur Persijap

Jumat, 8 Januari 2010 04:21 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Manajemen PSM Makassar abaikan ancaman tim Persijap Jepara yang menyatakan akan mundur dan menolak bertanding melawan PSM di Stadion Lapatau Watampone, Kabupaten Bone, sekitar 175 kilometer dari Makassar.

"Kami tetap siap menjamu Persijap dalam partai usiran tanpa penonton sesuai keputusan BLI yang telah resmi menetapkan Stadion Lapatau sebagai tempat dua petandingan usiran PSM," ujar manajer PSM Handra Siradjuddin di Makassar, Jumat.

Ia mengaku tidak terpangaruh dengan ancaman itu. "Sebab bisa saja itu merupakan strategi bagi Persijap untuk menurunkan semangat pemain PSM yang kini sudah berada di Watampone menghadapi dua laga usiran tanpa penonton melawan Persijap (10/1) dan Persela Lamongan (14/1)," ujarnya.

Jika tim Persijap tidak datang ke Bone, ujar Hendra, maka keuntungan ada pada PSM, karena menang WO dengan merebut angka sempurna tanpa bertanding.

Ardiansyah, bagian transportasi panitia, mengatakan pihaknya hingga saat ini belum menerima informasi tentang kedatangan tim Persijap.

"Saya telah menyiapkan penjemputan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada Jumat (8/1), selanjutnya menuju Watampone, namun belum ada penyampaian resmi jadwal kedatangan tim Persijap," ujarnya.

Sebelumnya, manajemen Persijap melayangkan protes ke BLI menolak bertanding melawan PSM di Stadion Lapatau Bone karena menilai tidak memenuhi syarat verifikasi.

Selain itu, Persijap juga menyatakan penetapan jadwal petandingan dari BLI terlalu mepet, sehingga justru pada laga ini Persijap yang terkesan dikenai sanksi, bukan PSM.

Seluruh pemain PSM dan panitia sudah berada di Watampone sejak Rabu (6/1) melakukan latihan menghadapi dua laga usiran tersebut.

Begitupula panitia telah siap, terutama keamanan untuk mencegah agar tak satupun penonton yang lolos masuk stadion saat kedua tim bertanding.

"Hanya panitia dan wartawan yang diperkenankan masuk stadion pada laga usiran tersebut. Sebab jika ditemukan selain panitia dan insan pers di dalam stadion, maka pertandingan PSM lawan Persijap hanya dianggap sebagai laga persahabatan," ujar Hendra.

(T.S016/F002)