Kemenag lakukan penguatan moderasi beragama warga di Minahasa Utara
Minggu, 7 Juli 2024 7:07 WIB
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara E M Cynthia Sepang, di Airmadidi, Sabtu (6/7/2024). ANTARA/HO-Kemenag.
Manado (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemenag) Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melakukan penguatan moderasi beragama kepada warga di kabupaten tersebut.
"Kami secara rutin melakukan penguatan moderasi beragama baik kepada pejabat pengawas, pegawai KUA dan semua yang berada di lingkup Kemenag Sulut, terus memperkuat nilai-nilai moderasi, sehingga bisa tersampaikan dengan baik pada masyarakat," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara E M Cynthia Sepang, di Airmadidi, Sabtu.
Dia mengatakan pihaknya menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai pilar dalam menjaga kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.
"Moderasi beragama adalah kunci untuk menciptakan harmoni dan menghindari ekstremisme, dengan memahami dan menerapkan nilai-nilai moderasi, kita dapat hidup berdampingan dengan damai meskipun berbeda keyakinan," ujarnya.
Instruktur Nasional Moderasi Beragama Dr Meily M Wagiu dalam arahannya peserta juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan dan solusi dalam menerapkan moderasi beragama di lingkungan masing-masing.
Moderasi beragama merupakan upaya memoderasi penganut agama, agar dalam memahami dan mengamalkan ajaran agamanya tidak terjebak pada dua kutub ekstrem, baik yang terlalu ketat atau yang terlalu longgar.
Selain itu, katanya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara dalam mempromosikan dan memperkuat moderasi beragama.
"Kami secara rutin melakukan penguatan moderasi beragama baik kepada pejabat pengawas, pegawai KUA dan semua yang berada di lingkup Kemenag Sulut, terus memperkuat nilai-nilai moderasi, sehingga bisa tersampaikan dengan baik pada masyarakat," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara E M Cynthia Sepang, di Airmadidi, Sabtu.
Dia mengatakan pihaknya menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai pilar dalam menjaga kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.
"Moderasi beragama adalah kunci untuk menciptakan harmoni dan menghindari ekstremisme, dengan memahami dan menerapkan nilai-nilai moderasi, kita dapat hidup berdampingan dengan damai meskipun berbeda keyakinan," ujarnya.
Instruktur Nasional Moderasi Beragama Dr Meily M Wagiu dalam arahannya peserta juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan dan solusi dalam menerapkan moderasi beragama di lingkungan masing-masing.
Moderasi beragama merupakan upaya memoderasi penganut agama, agar dalam memahami dan mengamalkan ajaran agamanya tidak terjebak pada dua kutub ekstrem, baik yang terlalu ketat atau yang terlalu longgar.
Selain itu, katanya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara dalam mempromosikan dan memperkuat moderasi beragama.
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor : Hence Paat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenag lakukan penguatan moderasi beragama hingga pelosok desa di Mitra
25 November 2024 9:23 WIB, 2024
Kemenag tingkatkan pemahaman moderasi beragama perempuan dan pemuda
14 November 2024 18:21 WIB, 2024
Terpopuler - Kabupaten Minahasa Utara
Lihat Juga
11 rumah di Desa Gangga Satu Minahasa Utara rusak parah diterjang gelombang pasang
09 January 2026 5:36 WIB
Kodaeral VIII panen delapan ton jagung di Tumaluntung, dukung ketahanan pangan
31 October 2025 20:37 WIB