Karantina-Pemkot Bitung tingkatkan ekonomi daerah melalui ekspor
Jumat, 21 Juni 2024 14:31 WIB
Kepala Karantina Sulut I Wayan Kertanegara, saat memaparkan peran Karantina, di Bitung, Jumat (21/6/2024). ANTARA/Humas Karantina.
Manado (ANTARA) - Karantina Sulawesi Utara bersama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung sepakat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui kinerja ekspor di daerah tersebut.
"Komoditas yang rutin diekspor dalam periode waktu tersebut terdiri dari produk perikanan seperti tuna beku, ikan kayu dan ikan kaleng, serta produk pertanian seperti rempah-rempah dan olahan kelapa," kata Kepala Karantina Sulut I Wayan Kertanegara, di Bitung, Jumat.
Dia menjelaskan peran karantina dalam mendukung giat ekspor produk pertanian, perikanan dan kehutanan di Kota Bitung.
“Karantina sangat mendukung para pengekspor agar produknya diterima negara tujuan, kita juga siap berperan dalam mendampingi pemilik produk agar bisa memenuhi persyaratan kesehatan yang ditetapkan," jelasnya.
Ia mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan untuk memastikan komoditi yang diekspor bebas penyakit agar kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga.
Wakil Wali Kota Bitung Hengky Honandar mengatakan untuk meningkatkan kinerja ekspor dalam pertumbuhan ekonomi di Bitung, perlu sinergitas semua pihak dalam hal ini BPS Sulawesi Utara, Dinas Perdagangan Daerah Provinsi, dan Bank Indonesia terkait potensi dan strategi pengembangan ekspor Bitung.
"Kita berharap dapat memperkuat koordinasi pengembangan ekspor dengan para pelaku industri, pengekspor serta instansi pemerintahan terkait yang bermanfaat meningkatkan devisa daerah," jelasnya.
"Komoditas yang rutin diekspor dalam periode waktu tersebut terdiri dari produk perikanan seperti tuna beku, ikan kayu dan ikan kaleng, serta produk pertanian seperti rempah-rempah dan olahan kelapa," kata Kepala Karantina Sulut I Wayan Kertanegara, di Bitung, Jumat.
Dia menjelaskan peran karantina dalam mendukung giat ekspor produk pertanian, perikanan dan kehutanan di Kota Bitung.
“Karantina sangat mendukung para pengekspor agar produknya diterima negara tujuan, kita juga siap berperan dalam mendampingi pemilik produk agar bisa memenuhi persyaratan kesehatan yang ditetapkan," jelasnya.
Ia mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan untuk memastikan komoditi yang diekspor bebas penyakit agar kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga.
Wakil Wali Kota Bitung Hengky Honandar mengatakan untuk meningkatkan kinerja ekspor dalam pertumbuhan ekonomi di Bitung, perlu sinergitas semua pihak dalam hal ini BPS Sulawesi Utara, Dinas Perdagangan Daerah Provinsi, dan Bank Indonesia terkait potensi dan strategi pengembangan ekspor Bitung.
"Kita berharap dapat memperkuat koordinasi pengembangan ekspor dengan para pelaku industri, pengekspor serta instansi pemerintahan terkait yang bermanfaat meningkatkan devisa daerah," jelasnya.
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor : Hence Paat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Sulut sebut "Direct Call" pangkas waktu pelayaran ke negara tujuan ekspor
21 January 2026 7:00 WIB
Gubernur Sulut sebut arus ekspor-impor Sulampua masih bergantung pulau Jawa
21 January 2026 6:59 WIB
Kemenperin telusuri kontaminasi radioaktif pada cengkih yang diekspor ke AS
01 October 2025 7:19 WIB
Terpopuler - Kota Bitung
Lihat Juga
Tujuh ABK Bintang Sakti Wakatobi diselamatkan kapal Genesaret 03 di perairan Lembeh
26 September 2025 20:47 WIB