Perampok Beraksi Saat Pemilik Mobil Sembayang
Minggu, 3 Januari 2010 12:31 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Ida Suryawati (31) warga Jalan Flamboyan Tanjung Bunga, Makassar menjadi korban perampokan saat dirinya singgah di Masjid Jannatul Firdaus, Komplek Pengayoman Makassar untuk menunaikan shalat Dhuhur.
"Korban singgah di Masjid Jannatul Firdaus untuk menunaikan shalat Dhuhur dengan meninggalkan kendaraannya, Suzuki Baleno nomor polisi (nopol) DD 1111 DA di depan masjid," kata Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Fadli, di Makassar, Minggu.
Korban usai melaksanakan shalat Dhuhur, lanjut dia, kaget setelah melihat mobil silver yang dikendarainya mengalami kerusakan karena kaca depan bagian kiri pecah akibat hantaman batu besar.
Ia menjelaskan, korban yang meninggalkan tasnya di jok mobil kehilangan sejumlah uang tunai, dua buah telepon seluler (HP) merk Nokia, kartu anjungan tunai mandiri (ATM) serta surat-surat berharga lainnya dibawa kabur oleh pelaku.
Korban tidak mengetahui kejadian itu karena sedang melaksanakan shalat Dhuhur di Masjid, meskipun dirinya sempat mendengar adanya suara kaca pecah, namun ia tidak menduga jika suara kaca pecah itu berasal dari mobilnya.
"Saya tidak tahu kalau suara pecah yang saya dengar itu dari mobil saya karena saya sedang shalat," kata Ida saat memberikan keterangan kepada penyidik kepolisian.
Ia menambahkan, keterangan yang diperolehnya dari saksi mata yang melihat dari kejauhan mengatakan jika pelaku berjumlah dua orang dengan mengendarai sepeda motor besar dengan ciri-ciri tinggi besar dan berkulit hitam.
"Saya tidak melihat pelaku hanya saja saya mendapat keterangan dari orang yang saat itu melihat dari kejauhan. Dirinya sempat berteriak tetapi pelaku keburu kabur," kata korban.
Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian senilai Rp10 juta dan para pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
(T.PK-MH/A033)
"Korban singgah di Masjid Jannatul Firdaus untuk menunaikan shalat Dhuhur dengan meninggalkan kendaraannya, Suzuki Baleno nomor polisi (nopol) DD 1111 DA di depan masjid," kata Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Fadli, di Makassar, Minggu.
Korban usai melaksanakan shalat Dhuhur, lanjut dia, kaget setelah melihat mobil silver yang dikendarainya mengalami kerusakan karena kaca depan bagian kiri pecah akibat hantaman batu besar.
Ia menjelaskan, korban yang meninggalkan tasnya di jok mobil kehilangan sejumlah uang tunai, dua buah telepon seluler (HP) merk Nokia, kartu anjungan tunai mandiri (ATM) serta surat-surat berharga lainnya dibawa kabur oleh pelaku.
Korban tidak mengetahui kejadian itu karena sedang melaksanakan shalat Dhuhur di Masjid, meskipun dirinya sempat mendengar adanya suara kaca pecah, namun ia tidak menduga jika suara kaca pecah itu berasal dari mobilnya.
"Saya tidak tahu kalau suara pecah yang saya dengar itu dari mobil saya karena saya sedang shalat," kata Ida saat memberikan keterangan kepada penyidik kepolisian.
Ia menambahkan, keterangan yang diperolehnya dari saksi mata yang melihat dari kejauhan mengatakan jika pelaku berjumlah dua orang dengan mengendarai sepeda motor besar dengan ciri-ciri tinggi besar dan berkulit hitam.
"Saya tidak melihat pelaku hanya saja saya mendapat keterangan dari orang yang saat itu melihat dari kejauhan. Dirinya sempat berteriak tetapi pelaku keburu kabur," kata korban.
Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian senilai Rp10 juta dan para pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
(T.PK-MH/A033)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026