
DKP Sulut: Industri kuat pertumbuhan ekonomi daerah berkelanjutan

Manado (ANTARA) - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Utara, Salman Mokoginta mengatakan jika industri kuat maka ekonomi daerah akan tumbuh berkelanjutan.
"Jika pekerja sejahtera maka industri akan kuat. Jika industri kuat maka ekonomi daerah akan tumbuh berkelanjutan," kata Salman di Manado, Kamis.
Dia mengatakan perlu dipahami bahwa keberhasilan sektor perikanan tidak hanya diukur dari jumlah produksi atau nilai ekspor, akan tetapi juga dari seberapa adil sistem yang dibangun bagi para pekerjanya.
Salman juga berharap, adanya peninjauan kembali terhadap pengaturan zonasi penangkapan ikan, khususnya pada Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Indonesia (WPPNRI) 715, 716, dan 717.
"Sebagaimana kita ketahui, meskipun Sulawesi Utara memiliki ketiga wilayah WPP tersebut, namun secara zonasi berada di dua zonasi yang berbeda," katanya menambahkan.
Salman menjelaskan, WPP 716 dan 717 masuk dalam Zona 2, sementara WPP 715 berada di Zona 3 yang digabung dengan WPP 718.
Kondisi tersebut menimbulkan kendala di lapangan, karena nelayan yang telah memperoleh izin di Zona 2 tidak dapat melakukan penangkapan di Zona 3, padahal secara faktual nelayan Sulawesi Utara, terutama yang menangkap ikan tuna, beroperasi lintas ketiga WPP tersebut mengikuti pola musim.
Pada periode Januari hingga Juni aktivitas penangkapan lebih dominan di wilayah Zona 2, sedangkan pada Juli hingga Desember bergeser ke Zona 3.
"Kami berharap ke depan dapat dirumuskan kebijakan yang lebih adaptif dan berbasis pada kondisi riil di lapangan, sehingga tidak merugikan nelayan, namun tetap menjaga prinsip keberlanjutan sumber daya perikanan," harapnya.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
