Manado (ANTARA) - Sebanyak 852 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemenkum yang mengikuti pelatihan dasar (Latsar) diajak menjadi pelayan publik yang profesional, dan mampu melaksanakan tugas dan berintegritas.
"Jadilah pelayan publik yang profesional yakni mampu melaksanakan tugas, berintegritas, menjaga kerjanya dengan baik sesuai aturan, dan yang paling penting dari integritas adalah etika," ajak Sekjen Kemenkum, Nico Afinta dalam rilis yang dibagikan Kemenkum Sulut, di Manado.
Nico berharap CPNS terus mengembangkan hal-hal tersebut karena kapanpun, dimanapun latsar menjadi dasar kesuksesan di masa depan, berintegritas dan bertanggungjawab.
Harapan lainnya, CPNS memahami tugas, wewenang dan tanggung jawab, menguasai teknologi informasi dan bijak bermedia sosial, adaptif dalam bekerja lintas fungsi.
"Latsar merupakan langkah awal dari perjalanan hidup kalian," ujarnya.
Sebanyak 852 CPNS Kemenkum se-Indonesia mengikuti latsar yang dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kemenkum, Nico Afinta.
Dari 852 CPNS tersebut, sebanyak 360 peserta mengikuti langsung dari BPSDM Hukum dan 492 lainnya mengikuti secara daring, sementara
pelaksanaan latsar tersebut selama 81 hari atau 647 jam pelajaran.
Selanjutnya. Kepala Kantor Wilayah, Kurniaman Telaumbanua bersama para Kepala Divisi dan Kepala Bagian Umum Kanwil Kemenkum Sulut dan para CPNS Kanwil turut mengikuti kegiatan ini secara virtual dari Ruang Rapat Kakanwil.
"Benar-benar diikuti dengan baik setiap tahapan CPNS, jangan ada yang gagal. Ini adalah dasar untuk pengangkatan CPNS, diikuti mulai dari pembelajaran, akan banyak tugas dan diskusi kelompok," sebutnya.
Latsar tersebut kata Kakanwil adalah membangun kepribadian, berbuat yang terbaik, karena ini menjadi ajang pembuktian untuk menciptakan inovasi, selain membangun kepribadian, nilai-nilai kebangsaan akan ditanamkan.
"Saya berharap kalian jangan kaku, ciptakan aktualisasi yang berunsur inovasi," pesan Kakanwil Kurniaman Telaumbanua.

