Dinkes Minahasa Tenggara serius tangani kasus Malaria
Minggu, 23 Februari 2020 19:47 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Minahasa Tenggara Helni Ratuliu. (Ist)
Minahasa Tenggara (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Tenggara, menangani serius kasus penyakit Malaria yang mewabah di empat desa di Kecamatan Ratahan Timur.
"Kami melakukan penanganan serius wabah Malaria di empat desa di Wioi Raya. Sampai akhir pekan lalu sudah ada 16 kasus," kata Kepala Dinas Minahasa Tenggara Helni Ratuliu di Ratahan, Minggu.
Helni mengatakan telah melakukan penelitian epidemiologi di wilayah Desa Wioi terkait dengan penyebaran penyakit Malaria.
"Kami melakukan penelitian lebih jauh lagi terkait banyaknya masyarakat yang terjangkit penyakit ini," ujarnya.
Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya telah melakukan penanganan awal terkait penyebaran penyakit tersebut, dengan melakukan pembagian kelambu dan pengasapan di empat desa tersebut.
"Selain itu kami juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk terus membersihkan lingkungan tempat tinggalnya, karena hal tersebut dapat mencegah berkembangnya penyakit Malaria," jelasnya.
Helni mengungkapkan, pihaknya akan terus memantau kondisi para warga yang dalam perawatan di sejumlah fasilitas medis akibat terkena penyakit Malaria.
"Untuk para pasiennya kami terus memantau. Ada juga sebagian dari 16 orang ini sudah dipulangkan dari runah sakit," tandasnya.
"Kami melakukan penanganan serius wabah Malaria di empat desa di Wioi Raya. Sampai akhir pekan lalu sudah ada 16 kasus," kata Kepala Dinas Minahasa Tenggara Helni Ratuliu di Ratahan, Minggu.
Helni mengatakan telah melakukan penelitian epidemiologi di wilayah Desa Wioi terkait dengan penyebaran penyakit Malaria.
"Kami melakukan penelitian lebih jauh lagi terkait banyaknya masyarakat yang terjangkit penyakit ini," ujarnya.
Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya telah melakukan penanganan awal terkait penyebaran penyakit tersebut, dengan melakukan pembagian kelambu dan pengasapan di empat desa tersebut.
"Selain itu kami juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk terus membersihkan lingkungan tempat tinggalnya, karena hal tersebut dapat mencegah berkembangnya penyakit Malaria," jelasnya.
Helni mengungkapkan, pihaknya akan terus memantau kondisi para warga yang dalam perawatan di sejumlah fasilitas medis akibat terkena penyakit Malaria.
"Untuk para pasiennya kami terus memantau. Ada juga sebagian dari 16 orang ini sudah dipulangkan dari runah sakit," tandasnya.
Pewarta : Arthur Ignasius Karinda
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Minahasa Tenggara luncurkan pembayaran retribusi daerah melalui QRIS
28 November 2025 6:21 WIB
Terpopuler - Minahasa Tenggara
Lihat Juga
Kemenag beri bina rohani dan mental warga binaan Polres Minahasa Tenggara
08 June 2024 6:07 WIB, 2024
Wujudkan Tridharma Perguruan Tinggi, Pemkab Mitra dan FISIP Unsrat jalin kerja sama
31 May 2023 23:27 WIB, 2023