Lomban canangkan Program "Bitung Organic Urban Farming"
Kamis, 7 November 2019 19:50 WIB
Wali Kota Bitung Maxmiliaan J. Lomban mencanangkan Program "Bitung Organic Urban Farming" dan pembukaan kebun organik "TPA Bitung Organic Farm" di TPA Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (7/11/2019)
Manado (ANTARA) - Wali Kota Bitung Maxmiliaan J. Lomban mencanangkan program "Bitung Organic Urban Farming" dan pembukaan kebun organik "TPA Bitung Organic Farm" di TPA Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
"Hal ini merupakan kegiatan yang besar yakni kegiatan yang memanfaatkan lahan kosong untuk dijadikan lahan pertanian kota yang organik," kata dia di Bitung, Kamis.
Ia mengatakan program tersebut dilaksanakan karena saat ini masyarakat semakin sadar bahwa pupuk yang ada dalam pertanian mengandung racun yang sudah banyak merugikan kesehatan manusia.
"Saat ini hasil pertanian organik sudah menjadi tren dalam konsumen dan ke depan kita kembangkan membuka lebih banyak kebun-kebun organik," tutur dia.
Lomban berharap, kegiatan itu menjadi contoh di banyak tempat dalam membentuk dan membangkitkan pertanian yang memiliki manfaat bagi semua orang.
"Terima kasih buat petani milenial yang sudah berinovatif dalam menciptakan petani-petani masa depan buat Kota Bitung," ujarnya.
Dengan kesempatan itu, Hendri Somba, ketua kelompok petani milenial, mengatakan bahwa kegiatan itu bertujuan memanfaatkan lahan-lahan kosong dalam kota yang belum digunakan oleh pemiliknya untuk dibuka kebun organik ditunjang dengan produksi kompos yang besar dihasilkan TPA kota Bitung.
"Di sini juga akan menjadi tempat program cetak petani milenial untuk belajar tentang pertanian organik," kata dia.
Hadir pada kesempatan itu, antara lain para asisten sekda bersama jajaran OPD, Camat Aertambaga bersama jajaran, kelompok masyarakat TPA, dan kelompok cetak petani milenial Kota Bitung.
"Hal ini merupakan kegiatan yang besar yakni kegiatan yang memanfaatkan lahan kosong untuk dijadikan lahan pertanian kota yang organik," kata dia di Bitung, Kamis.
Ia mengatakan program tersebut dilaksanakan karena saat ini masyarakat semakin sadar bahwa pupuk yang ada dalam pertanian mengandung racun yang sudah banyak merugikan kesehatan manusia.
"Saat ini hasil pertanian organik sudah menjadi tren dalam konsumen dan ke depan kita kembangkan membuka lebih banyak kebun-kebun organik," tutur dia.
Lomban berharap, kegiatan itu menjadi contoh di banyak tempat dalam membentuk dan membangkitkan pertanian yang memiliki manfaat bagi semua orang.
"Terima kasih buat petani milenial yang sudah berinovatif dalam menciptakan petani-petani masa depan buat Kota Bitung," ujarnya.
Dengan kesempatan itu, Hendri Somba, ketua kelompok petani milenial, mengatakan bahwa kegiatan itu bertujuan memanfaatkan lahan-lahan kosong dalam kota yang belum digunakan oleh pemiliknya untuk dibuka kebun organik ditunjang dengan produksi kompos yang besar dihasilkan TPA kota Bitung.
"Di sini juga akan menjadi tempat program cetak petani milenial untuk belajar tentang pertanian organik," kata dia.
Hadir pada kesempatan itu, antara lain para asisten sekda bersama jajaran OPD, Camat Aertambaga bersama jajaran, kelompok masyarakat TPA, dan kelompok cetak petani milenial Kota Bitung.
Pewarta : Jerusalem Mendalora
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BBPOM Manado canangkan dan internalisasi pembangunan zona integritas
23 January 2025 19:18 WIB, 2025
Terpopuler - Kota Bitung
Lihat Juga
Tujuh ABK Bintang Sakti Wakatobi diselamatkan kapal Genesaret 03 di perairan Lembeh
26 September 2025 20:47 WIB
Menteri Ekraf sebut kuliner di Bitung menjanjikan dan layak tembus internasional
28 June 2025 6:07 WIB