Pesisir pantai Mitra tempat bertelurnya Penyu
Minggu, 9 Juni 2019 20:29 WIB
Penyu belimbing sering ditemui di pesisir pantai Minahasa Tenggara untuk bertelur. (1) (1/)
Minahasa Tenggara, Sulut (ANTARA) - Aktivis lingkungan di Kabupaten Minahasa Tenggara menyebutkan kawasan pesisir di daerah tersebut menjadi tempat bertelurnya sejumlah jenis penyu.
"Pesisir pantai Minahasa Tenggara ini menjadi tempat bagi beberapa jenis Penyu untuk bertelur," kata aktivis lingkungan Minahasa Tenggara Mario Lontaan di Ratahan.
Dia menuturkan, sepanjang pesisir pantai dari Kecamatan Pusomaen sampai ke wilayah Kecamatan Ratatotok menjadi tempat ideal bagi Penyu untuk bertelur.
"Sepanjang wilayah ini memang sering ditemui adanya Penyu yang bertelur. Karena dalam beberapa kesempatan sering ditemui adanya Penyu yang bertelur di wilayah tersebut," ujarnya.
Namun menurut Mario perlu adanya perhatian dari pemerintah maupun peneliti terkait adanya Penyu yang sering bertelur di wilayah pesisir Minahasa Tenggara.
"Tapi memang saat ini perhatian baik dari pemerintah maupun peneliti sangat diperlukan dalam rangka pelestarian hewan langka tersebut," tandasnya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Minahasa Tenggara Vecky Monigir mengakui pihaknya akan terus memantau pergerakan Penyu di pesisir wilayah tersebut.
Dia pun berharap masyarakat dan nelayan dapat melaporkan ke pihaknya jika didapati adanya Penyu di sekitar pesisir pantai.
"Untuk itu kami berharap kerja sama dari nelayan atau warga, jika didapati adanya Penyu di sekitar pantai segera laporkan karena kami akan melakukan penanganan, karena hewan ini dilindungi dan terancam keberadaannya," tandas Vecky.
"Pesisir pantai Minahasa Tenggara ini menjadi tempat bagi beberapa jenis Penyu untuk bertelur," kata aktivis lingkungan Minahasa Tenggara Mario Lontaan di Ratahan.
Dia menuturkan, sepanjang pesisir pantai dari Kecamatan Pusomaen sampai ke wilayah Kecamatan Ratatotok menjadi tempat ideal bagi Penyu untuk bertelur.
"Sepanjang wilayah ini memang sering ditemui adanya Penyu yang bertelur. Karena dalam beberapa kesempatan sering ditemui adanya Penyu yang bertelur di wilayah tersebut," ujarnya.
Namun menurut Mario perlu adanya perhatian dari pemerintah maupun peneliti terkait adanya Penyu yang sering bertelur di wilayah pesisir Minahasa Tenggara.
"Tapi memang saat ini perhatian baik dari pemerintah maupun peneliti sangat diperlukan dalam rangka pelestarian hewan langka tersebut," tandasnya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Minahasa Tenggara Vecky Monigir mengakui pihaknya akan terus memantau pergerakan Penyu di pesisir wilayah tersebut.
Dia pun berharap masyarakat dan nelayan dapat melaporkan ke pihaknya jika didapati adanya Penyu di sekitar pesisir pantai.
"Untuk itu kami berharap kerja sama dari nelayan atau warga, jika didapati adanya Penyu di sekitar pantai segera laporkan karena kami akan melakukan penanganan, karena hewan ini dilindungi dan terancam keberadaannya," tandas Vecky.
Pewarta : Arthur Ignasius Karinda
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
11 rumah di Desa Gangga Satu Minahasa Utara rusak parah diterjang gelombang pasang
09 January 2026 5:36 WIB
Pemkab Minahasa Tenggara luncurkan pembayaran retribusi daerah melalui QRIS
28 November 2025 6:21 WIB
PLN dukung Kementerian ESDM salurkan BPBL bagi keluarga prasejahtera di Minahasa
31 October 2025 21:09 WIB
Terpopuler - Minahasa Tenggara
Lihat Juga
Kemenag beri bina rohani dan mental warga binaan Polres Minahasa Tenggara
08 June 2024 6:07 WIB, 2024
Wujudkan Tridharma Perguruan Tinggi, Pemkab Mitra dan FISIP Unsrat jalin kerja sama
31 May 2023 23:27 WIB, 2023