
BI danPemkab Minahasa Utara terus jaga inflasi tetap stabil

Manado (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, terus menjaga inflasi agar tetap stabil di daerah itu.
"Kami menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Minahasa Utara, sehingga inflasi bisa ditekan atau stabil hingga akhir tahun," kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Renold Asri, melalui keterangan tertulis, di Manado, Rabu.
Dia mengatakan, pada tahun 2026 Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) bertransformasi menjadi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) yang difokuskan pada penguatan ketahanan pangan dan sinergi pusat-daerah yang lebih terintegrasi.
Menindaklanjuti hal tersebut, katanya, Kabupaten Minut perlu melakukan peningkatan produktivitas melalui penguatan kelembagaan petani serta penguatan peran BUMD dalam rantai pasok pangan.
Ia mengatakan, salah satunya melalui penguatan kerja sama dengan Koperasi Wale Tani Mapalus dan petani unggulan lainnya guna memperkuat ketersediaan pasokan komoditas pangan strategis di Minahasa Utara.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Utara, Novly Wowiling, mengatakan pentingnya koordinasi dan komitmen bersama dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.
Kata Novly, TPID berperan strategis untuk menjaga stabilitas harga melalui pemantauan perkembangan harga, menjaga ketersediaan pasokan, memastikan kelancaran distribusi, serta memperkuat komunikasi yang efektif kepada masyarakat.
Pewarta : Hence Paat
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
