Dilepas Wabup, Takbiran di Mitra meriah
Rabu, 5 Juni 2019 9:38 WIB
Wabup melepas pawai Takbiran di Belang, Selasa (4/6/2019). (Humas Pemkab Minahasa Tenggara)
Minahasa Tenggara, Sulut (ANTARA) - Wakil Bupati Joke Legi melepas rombongan ribuan peserta pawai Takbiran se-kabupaten Minahasa Tenggara di Belang, Selasa (4/6).
Dalam sambutannya, Joke mengatakan perayaan malam takbiran menyambut hari Idul Fitri merupakan simbol kemenangan umat Muslim selama menjalankan ibadah puasa selama satu bulan.
"Ini adalah kemenangan umat Muslim yang telah sebulan melaksanakan ibadah puasa, dan menjadi kewajiban dari setiap umat untuk mengumandangkan Takbir," katanya.
Ia menambahkan, setiap umat Muslim pada takbiran ini harus juga memuliakan dan membesarkan nama Allah, karena telah meraih kemenangan dan menjadi pribadi yang baru.
Dia pun berpesan setiap umat beragama di Minahasa Tenggara terus menjaga persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat, dengan saling menghormati dan menghargai.
"Saya mengajak semua komponen masyarakat, bergandengan tangan, dan saling menghormati antar umat beragama. Selain itu saya meminta semua masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban kita terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan," tandasnya.
Ribuan umat Muslim dan ratusan kendaraan yang berada di Kabupaten Minahasa Tenggara membanjiri Kecamatan Belang untuk ikut bersama dalam pawai Takbiran.
"Setelah melaksanakan puasa, kewajiban umat Muslim untuk mengumadangkan pujian kepada Allah, dengan melaksanakannya dalam malam Takbiran," kata tokoh masyarakat Belang Artly Kontur.
Dia menambahkan antusias peserta Takbiran ini sangat luar biasa, bahkan dirinya mengungkapkan warga Minahasa Tenggara dari agama lain pun turut meramaikan malam Takbiran ini.
"Para peserta banyak karena semuanya berkumpul di Belang untuk mengikuti malam takbiran yang melibatkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Bahkan saudara-saudara kita dari golongan lain pun turut ikut," tandasnya.q
Dalam sambutannya, Joke mengatakan perayaan malam takbiran menyambut hari Idul Fitri merupakan simbol kemenangan umat Muslim selama menjalankan ibadah puasa selama satu bulan.
"Ini adalah kemenangan umat Muslim yang telah sebulan melaksanakan ibadah puasa, dan menjadi kewajiban dari setiap umat untuk mengumandangkan Takbir," katanya.
Ia menambahkan, setiap umat Muslim pada takbiran ini harus juga memuliakan dan membesarkan nama Allah, karena telah meraih kemenangan dan menjadi pribadi yang baru.
Dia pun berpesan setiap umat beragama di Minahasa Tenggara terus menjaga persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat, dengan saling menghormati dan menghargai.
"Saya mengajak semua komponen masyarakat, bergandengan tangan, dan saling menghormati antar umat beragama. Selain itu saya meminta semua masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban kita terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan," tandasnya.
Ribuan umat Muslim dan ratusan kendaraan yang berada di Kabupaten Minahasa Tenggara membanjiri Kecamatan Belang untuk ikut bersama dalam pawai Takbiran.
"Setelah melaksanakan puasa, kewajiban umat Muslim untuk mengumadangkan pujian kepada Allah, dengan melaksanakannya dalam malam Takbiran," kata tokoh masyarakat Belang Artly Kontur.
Dia menambahkan antusias peserta Takbiran ini sangat luar biasa, bahkan dirinya mengungkapkan warga Minahasa Tenggara dari agama lain pun turut meramaikan malam Takbiran ini.
"Para peserta banyak karena semuanya berkumpul di Belang untuk mengikuti malam takbiran yang melibatkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Bahkan saudara-saudara kita dari golongan lain pun turut ikut," tandasnya.q
Pewarta : Arthur Ignasius Karinda
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Minahasa Tenggara luncurkan pembayaran retribusi daerah melalui QRIS
28 November 2025 6:21 WIB
Terpopuler - Minahasa Tenggara
Lihat Juga
Kemenag beri bina rohani dan mental warga binaan Polres Minahasa Tenggara
08 June 2024 6:07 WIB, 2024
Wujudkan Tridharma Perguruan Tinggi, Pemkab Mitra dan FISIP Unsrat jalin kerja sama
31 May 2023 23:27 WIB, 2023