Manado, (Antaranews Sulut) - Pemerintah Kota Bitung meminta agar sinergitas pemimpin agama dengan pemerintah terus ditingkatkan agar selalu tercipta suasana aman dan damai.

"Pertemuan bersama pemimpin agama dengan pemerintah secara kontinu, akan memperkuat sinergitas," kata Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban didampingi Wakil Wali Kota Bitung M Mantiri " kata Lomban di Bitung, Rabu.

Dia mengatakan pertemuan bersama pemimpin agama Se-Kota Bitung akan terus dilakukan sekaligus menyerahkan dana insentif bagi 509 pemimpin agama dan 8 emeritus yang tersebar di 8 Kecamatan se-Kota Bitung.

Lomban berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh tokoh agama di kota Bitung yang selama ini bersinergi dengan pemerintah kota dalam mewujudkan masyarakat yang religius serta menjaga kerukunan antar umat beragama,

"Kegiatan ini merupakan program pemerintah kota Bitung yang telah dianggarkan dalam APBD tahun 2018, yang diserahkan setiap 3 bulan, dimana setiap pemimpin agama akan menerima Rp1,5 juta per triwulan," katanya.

Lomban juga mengajak segenap pemimpin agama untuk turut sepenanggungan dengan korban bencana yang berada di Palu dan Donggala.

"Kiranya setiap tokoh agama yang ada supaya tidak putus-putusnya untuk berdoa bagi korban bencana yang ada," pinta Lomban.

Pada saat itu Mantiri juga mengatakan bahwa dalam menyambut FPSL yang nanti akan di adakan tanggal 6 - 10 Oktober, dan pada tanggal 7 Oktober adalah pengucapan kota Bitung, dia mengimbau agar supaya masyarakat memperhatikan kebersihan kota Bitung, serta waktu buang sampah jam 06.00 pagi - 18.00 sore.

Saat itu Mantiri secara simbolis menyerahkan dana insentif bagi perwakilan pemuka agama sembari berharap agar dana tersebut dapat menopang setiap pelayanan yang mereka lakukan.

Turut hadir Asisten I dan Asisten II Setda Kota Bitung, beserta para tokoh agama yang ada di Kota Bitung.



(T.KR-NCY/B/G004/G004) 03-10-2018 18:09:53