8.008 Siswa SMP Manado Ikut UN
Senin, 9 Mei 2016 8:28 WIB
Wagub Steven Kandou, saat membuka soal di SMPN I Manado. (Joy) (1)
Manado, (Antarasulut) - Sebanyak 8.008 siswa sekolah menengah pertama (SMP) sederajat, terdaftar dan mengikuti ujian nasional pada 9-12 Mei 2016.
"Para siswa tersebut berasal dari SMP negeri, swasta, serta MTs negeri dan swasta di Manado," kata Kepala dinas pendidikan Manado, Corry Tendean.
Tendean mengatakan, untuk siswa SMP negeri yang terdaftar sebagai peserta sebanyak 3.737 orang di 14 sekolah. Kemudian swasta 3.846 orang, yang akan ikut ujian di 98 sekolah.
Kemudian untuk MTs, kata Tendean, siswa yang terdaftar ikut sebanyak 179 siswa di satu MTs negeri dan 246 di swasta yang akan ujian di delapan lembaga pendidikan.
Tendean pun mengingatkan para siswa untuk menjaga kesehatan, jangan sampai terlalu tegang atau memaksanakan diri belajar sehingga kesehatan malah menurun pada hari H nantinya.
Anggota DPRD Manado, perwakilan Tuminting-Bunaken-Bunaken Pulau, Fatma Bin Syech Abubakar, minta dinas pendidikan serta sekolah untuk terus memantau para siswa menjelang pelaksanaan UN.
"Jangan sampai lalai, sehingga ada siswa yang tidak ikut pada kesempatan pertama ujian, usahakan lembaga pendidikan dan orang tua siswa tetap saling berkomunikasi sehingga bisa memberikan dukungan kepada para siswa yang akan ikut UN," katanya.
Menurut Fatma, anak-anak sekolah yang akan ikut ujian tersebut adalah harapan bangsa, sehingga mereka harus perhatian ekstra di ujian nasional yang merupakan tahap akhir mereka di SMP sehingga dapat lulus dengan baik nantinya.
Apalagi menurutnya, UN hanya salah satu bagian dari tahapan menyelesaikan studi di sekolah, karena kelulusan ditentukan sekolah, maka lembaga pendidikan dan orang tua harus berkomunikasi intensif untuk mendukung suksesnya pendidikan para calon penerus bangsa itu. ***4***
(T.KR-JHB/B/D016/D016) 06-05-2016 18:22:06
"Para siswa tersebut berasal dari SMP negeri, swasta, serta MTs negeri dan swasta di Manado," kata Kepala dinas pendidikan Manado, Corry Tendean.
Tendean mengatakan, untuk siswa SMP negeri yang terdaftar sebagai peserta sebanyak 3.737 orang di 14 sekolah. Kemudian swasta 3.846 orang, yang akan ikut ujian di 98 sekolah.
Kemudian untuk MTs, kata Tendean, siswa yang terdaftar ikut sebanyak 179 siswa di satu MTs negeri dan 246 di swasta yang akan ujian di delapan lembaga pendidikan.
Tendean pun mengingatkan para siswa untuk menjaga kesehatan, jangan sampai terlalu tegang atau memaksanakan diri belajar sehingga kesehatan malah menurun pada hari H nantinya.
Anggota DPRD Manado, perwakilan Tuminting-Bunaken-Bunaken Pulau, Fatma Bin Syech Abubakar, minta dinas pendidikan serta sekolah untuk terus memantau para siswa menjelang pelaksanaan UN.
"Jangan sampai lalai, sehingga ada siswa yang tidak ikut pada kesempatan pertama ujian, usahakan lembaga pendidikan dan orang tua siswa tetap saling berkomunikasi sehingga bisa memberikan dukungan kepada para siswa yang akan ikut UN," katanya.
Menurut Fatma, anak-anak sekolah yang akan ikut ujian tersebut adalah harapan bangsa, sehingga mereka harus perhatian ekstra di ujian nasional yang merupakan tahap akhir mereka di SMP sehingga dapat lulus dengan baik nantinya.
Apalagi menurutnya, UN hanya salah satu bagian dari tahapan menyelesaikan studi di sekolah, karena kelulusan ditentukan sekolah, maka lembaga pendidikan dan orang tua harus berkomunikasi intensif untuk mendukung suksesnya pendidikan para calon penerus bangsa itu. ***4***
(T.KR-JHB/B/D016/D016) 06-05-2016 18:22:06
Pewarta : Joyce Bukarakombang
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Titiek Soeharto sampaikan terima kasih ke Kapolri ikut perbaiki pendidikan
07 November 2025 21:47 WIB
Peluncuran eRapor SMP M.04 dari Kemendikdasmen tingkatkan kualitas layanan
29 November 2024 11:50 WIB, 2024
Usulan Wapres soal coding jadi mata pelajaran di SD dan SMP didukung DPR
13 November 2024 9:40 WIB, 2024
Kemenag Minahasa Tenggara gelar musyawarah pelajaran agama Kristen tingkat SMP
30 August 2023 20:21 WIB, 2023
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Rakercab DPC ADAKSI Unima dorong dosen berintegritas-berdaya saing digital
17 February 2026 18:51 WIB