Pemkab siapkan 1.500 hektare pengembangan pisang Abaka
Minggu, 11 Oktober 2015 20:46 WIB
Penanaman pisang Abaka di wilayah perkebunan Silian yang dilakukan Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap. (1)
Minahasa Tenggara, (ANTARA Sulut) - Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap mengungkapkan pihaknya akan menyiapkan 1.500 hektare di Kecamatan Silian untuk ditanami pisang Abaka.
"Karena adanya investor yang tertarik melakukan pengembangan pisang Abaka di daerah kita, makanya kita siapkan lahan bagi mereka," ujarnya di Silian saat melakukan penanaman perdana pisang Abaka.
Dirinya menuturkan adanya investor yang akan melakukan pengembangan ini menurut James akan membantu masyarakat sekitar.
Selain itu kata James, adanya area perkebunan pisang Abaka ini tidak akan mengganggu kawasan perkebunan milik warga.
"Saya pastikan juga keberadaan perkebunan ini tak akan mengganggu atau mengambil perkebuna milik masyarakat yang sudah ada," katanya.
Dirinya menambahkan keberadaan investor tersebut, James memintakan agar dapat menyerap tenaga kerja yang berada di Minahasa Tenggara.
"Saya mintakan untuk tenaga kerja sebagian besar harus diambil dari warga lokal, sehingga bisa menyerap para pencari kerja di daerah ini," ujarnya.
Lebih lanjut menurut James, pihak pemerintah kabupaten (Pemkab) akan melakukan perjanjian dengan pihak investor.
"Nantinya sebelum jalan, kita minta ada perjanjian untuk tenaga kerja sehingga warga sekitar bisa diberdayakan pada perkebunan pisang Abaka," katanya.
"Karena adanya investor yang tertarik melakukan pengembangan pisang Abaka di daerah kita, makanya kita siapkan lahan bagi mereka," ujarnya di Silian saat melakukan penanaman perdana pisang Abaka.
Dirinya menuturkan adanya investor yang akan melakukan pengembangan ini menurut James akan membantu masyarakat sekitar.
Selain itu kata James, adanya area perkebunan pisang Abaka ini tidak akan mengganggu kawasan perkebunan milik warga.
"Saya pastikan juga keberadaan perkebunan ini tak akan mengganggu atau mengambil perkebuna milik masyarakat yang sudah ada," katanya.
Dirinya menambahkan keberadaan investor tersebut, James memintakan agar dapat menyerap tenaga kerja yang berada di Minahasa Tenggara.
"Saya mintakan untuk tenaga kerja sebagian besar harus diambil dari warga lokal, sehingga bisa menyerap para pencari kerja di daerah ini," ujarnya.
Lebih lanjut menurut James, pihak pemerintah kabupaten (Pemkab) akan melakukan perjanjian dengan pihak investor.
"Nantinya sebelum jalan, kita minta ada perjanjian untuk tenaga kerja sehingga warga sekitar bisa diberdayakan pada perkebunan pisang Abaka," katanya.
Pewarta : Arthur Karinda
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Minahasa Tenggara luncurkan pembayaran retribusi daerah melalui QRIS
28 November 2025 6:21 WIB
Terpopuler - Minahasa Tenggara
Lihat Juga
Kemenag beri bina rohani dan mental warga binaan Polres Minahasa Tenggara
08 June 2024 6:07 WIB, 2024
Wujudkan Tridharma Perguruan Tinggi, Pemkab Mitra dan FISIP Unsrat jalin kerja sama
31 May 2023 23:27 WIB, 2023