
YJI Sulut Programkan Studi-Deteksi Dini Jantung Koroner

Kami programkan ini karena memang belum pernah dilakukan sebelumnya,
Manado, (AntaraSulut) - Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Sulawesi Utara telah memprogramkan studi penelitian dan deteksi dini penyakit jantung koroner di provinsi berpenduduk lebih dari 2,5 jiwa ini.
"Kami programkan ini karena memang belum pernah dilakukan sebelumnya," kata Ketua YJI Sulut dr Kartika Devi Tanos MARS, di Manado, Kamis.
Dia mengatakan, studi penelitian atau pun pencegahan dini ini setidaknya akan memberikan kontribusi positif bagi warga agar mengetahui bahaya jantung koroner.
"Paling penting juga dengan langkah pencegahan dini, warga bisa terhindar dari penyakit jantung koroner yang mematikan itu," katanya lagi.
Pelaksana Tugas Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat itu menambahkan, pihaknya akan melibatkan para pihak membantu studi penelitian dan upaya pencegahan dini penyakit ini.
Salah satu langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah senam jantung sehat yang mulai disosialisasikan pada pertengahan Maret ini, di salah satu perguruan tinggi negeri di Manado.
"Senam jantung sehat akan menjadi kegiatan rutin setiap pekan," kata Prof Grace Kandouw, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi yang juga pengurus YJI Sulut itu.
Dr Devi menambahkan, YJI Sulut akan membantu pengobatan seorang anak penderita penyakit jantung di Kota Kotamobagu ke Jakarta.
"Ya, dalam waktu dekat ini, dia akan menjalani perawatan di Jakarta, YJI akan membantunya," ujarnya pula.***4***
Budisantoso Budiman
(T.K011/B/B014/B014) 09-03-2017 11:10:37
Pewarta : Karel A Polakitan
Editor:
Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
