
Susmiati nikmati layanan di RSUD Kotamobagu usai jadi peserta JKN

Manado (ANTARA) - Susmiati (50), peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, membagikan pengalaman positifnya saat mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara.
"Saya memiliki beberapa riwayat penyakit kronis, di antaranya diabetes melitus, hipertensi serta asam urat. Selain itu, kerap mengalami keluhan nyeri pada bagian ulu hati yang datang secara berulang," kata Susmiati di Kotamobagu, Minggu.
Rasa nyeri tersebut bahkan menjalar hingga ke bagian dada dan punggung, disertai sensasi panas pada tubuh serta kesemutan pada bagian kaki. Kondisi ini tentu sangat mengganggu aktivitas sehari-harinya.
Meski demikian, Susmiati mengaku sering menahan rasa sakit yang dirasakannya selama beberapa hari sebelum akhirnya memutuskan untuk mencari pertolongan medis.
“Biasanya saya menahan sakit sekitar empat hari sampai satu minggu di rumah. Setelah itu, baru saya meminta rujukan di puskesmas”, ujarnya.
Setelah mendapatkan rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Susmiati kemudian melanjutkan pengobatan ke RSUD Kotamobagu.
Ia menceritakan bahwa sejak pertama kali tiba di rumah sakit, dirinya langsung mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat dari tenaga medis.
“Begitu sampai di rumah sakit, saya langsung diperiksa. Kemudian dipasang infus, dilakukan pengambilan darah dan tidak lama setelah itu, saya langsung dirawat di ruang perawatan”, jelasnya.
Selama menjalani perawatan, Susmiati merasakan kenyamanan dari fasilitas yang tersedia di rumah sakit.
Ia juga menilai bahwa pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat, sangat memuaskan.
Respons yang cepat serta perhatian yang diberikan membuatnya merasa lebih tenang selama menjalani masa perawatan.
“Fasilitas nyaman, perawatannya juga baik. Pemberian obat berjalan lancar dan dokter maupun perawat sangat responsif. Saya merasa sangat diperhatikan”, ungkapnya.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
