Logo Header Antaranews Manado

BGN prioritaskan motor untuk distribusi MBG di pedesaan

Senin, 11 Mei 2026 19:17 WIB
Image Print
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Citaringgul, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (11/5/2026). ANTARA/M Fikri Setiawan

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menyatakan pihaknya memprioritaskan penggunaan sepeda motor untuk mendukung distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah pedesaan dan daerah dengan medan sulit.

“Motor, karena kita akan utamakan untuk daerah sulit medannya,” kata Dadan setelah meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Citaringgul, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin.

Menurut Dadan, penggunaan kendaraan roda dua dinilai lebih efektif menjangkau wilayah terpencil dibanding kendaraan besar.

Ia menyebut saat ini tersedia sekitar 21.800 unit motor yang diprioritaskan untuk mendukung distribusi makanan dari SPPG ke penerima manfaat di berbagai daerah.

“Karena motornya 21.800-an, sementara SPPG yang sudah kita bangun itu 28 ribuan lebih. Jadi, kita fokuskan di daerah-daerah,” ujarnya.

Dadan mengatakan wilayah pedesaan di Kabupaten Bogor juga menjadi perhatian dalam penguatan distribusi program MBG, termasuk kawasan dengan akses jalan yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.

“Mungkin Bogor, Bogor Selatan, di pedesaan,” katanya.

Ia menjelaskan distribusi makanan saat ini dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi lapangan. Di beberapa lokasi, kendaraan pengangkut hanya dapat menjangkau titik tertentu sebelum makanan diteruskan menggunakan gerobak menuju sekolah.

“Sementara mobilnya itu sampai depan. Dari depan sampai sini menggunakan gerobak, saya kira bisa dilakukan karena tidak terlalu jauh,” ujar Dadan.

Menurut dia, sistem distribusi tersebut sejauh ini masih berjalan optimal, karena jarak antara SPPG dan sekolah penerima manfaat relatif dekat.

“Sejauh ini karena tidak terlalu jauh dari SPPG,” katanya.

Dadan menambahkan saat ini terdapat 28.390 SPPG di seluruh Indonesia yang telah melayani sekitar 62 juta penerima manfaat program MBG.

“Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan SPPG di Citaringgul dan SPPG ke-14 yang ada di Kecamatan Babakan Madang,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026