Logo Header Antaranews Manado

BI tingkatkan pengguna QRIS di Sulut melalui program "Rahmani"

Selasa, 3 Maret 2026 05:23 WIB
Image Print
Warga antre berbelanja di Hijrah Sulut Fest 2026 dengan menggunakan pembayaran QRIS di Kawasan Bisnis Megamas, Manado, Sulut, Senin (2/3/2026). ANTARA/Nancy L Tigauw

Manado, Sulut (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) terus meningkatkan pengguna Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) melalui program Berkah Ramadhan QRIS (Rahmani), di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Program Rahmani bisa manfaatkan kegiatan Hijrah Sulut Fest 2026, yang berlokasi di Kawasan Megamas Manado, yang telah dimulai 18 Februari dan akan berakhir 15 Maret 2026," kata Kepala BI Perwakilan Sulut Joko Supratikto di Manado, Senin.

Dia mengatakan melalui program ini, BI ingin mendorong perluasan transaksi digital secara cepat, mudah, murah, aman dan handal serta inklusif.

"Masyarakat cukup bertransaksi menggunakan QRIS minimal Rp1.447 untuk mendapatkan voucer makan senilai Rp25.000," katanya.

Ia mengatakan, voucer tersebut dapat dibelanjakan di berbagai tempat pameran atau stan UMKM atau ditukarkan dengan paket kopi dan roti yang merupakan hasil unit usaha Pondok Pesantren Darul Istiqomah bersama Wirausaha unggulan Sulawesi Utara (Wanua).

Joko menjelaskan seluruh hasil penjualan dari program ini akan dialokasikan untuk mendukung program wakaf produktif di Sulut.

Jadi, katanya, setiap transaksi tidak hanya mendorong digitalisasi pembayaran, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan berbagi dan penguatan ekonomi umat.

Menurutnya, pengguna QRIS di Sulut tumbuh pesat, mencapai lebih dari 514 ribu pengguna dengan 332 ribu merchant terdaftar hingga akhir 2025, menjadikannya peringkat kedua tertinggi di wilayah Sulawesi Maluku Papua (Sulampua).



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026