Logo Header Antaranews Manado

BI Sulut: Dorong percepatan investasi tingkatkan pertumbuhan ekonomi

Minggu, 24 Mei 2026 06:23 WIB
Image Print
Kepala BI Perwakilan Sulut Joko Supratikto bersama Wagub Sulut Victor Mailangkay saat membuka Forum DTM Sulut 2026, di Manado. ANTARA/Nancy L Tigauw. (Ho)

Manado (ANTARA) - Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Joko Supratikto mengatakan Dedicated Team Meeting (DTM) Sulut 2026 mampu mendorong percepatan investasi untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi (PE) daerah tersebut.

"Forum ini menegaskan pentingnya percepatan investasi sebagai kunci menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah di tengah tekanan global," kata Joko pada Forum Dedicated Team Meeting (DTM) Sulut 2026 di Manado, Sabtu.

Dia menegaskan investasi tidak lagi sekadar angka statistik, tetapi harus mampu menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

Di tengah ketidakpastian global, investasi harus menjadi motor pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara.

"Kita tidak hanya bicara kuantitas, tapi kualitas investasi yang memberi nilai tambah tinggi dan berdampak langsung bagi masyarakat," kata Joko.

Secara historis, pertumbuhan ekonomi Sulut tercatat lebih tinggi dari rata-rata nasional. Namun, pada Triwulan I 2026, pertumbuhan investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) baru mencapai 3,25 persen, masih di bawah capaian nasional sebesar 4,10 persen.

Selain itu, konsumsi pemerintah Sulut tumbuh 3,86 persen, juga tertinggal dari nasional yang mencapai 7,89 persen.

Kondisi itu mendorong BI untuk menekankan tiga agenda utama, yakni penguatan fiskal daerah, sinergi pusat-daerah, dan peningkatan kualitas investasi.

Ia menjelaskan kalau semua pihak bergerak bersama dan proyek disiapkan dengan matang.

"Kami optimistis target investasi bisa tercapai dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara," kata Joko.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026