
BI dukung ketahanan pangan melalui "Patua-Wanua" di Sangihe

Manado (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) mendukung ketahanan pangan melalui "Patua" dan "Wanua" Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
"Guna mendukung ketahanan pangan dan stabilitas harga komoditas utama, Bank Indonesia memiliki program Patua atau Petani Unggulan Sulawesi Utara," kata Kepala BI Perwakilan Sulut Joko Supratikto, di Sangihe, Sabtu.
Dia mengatakan sampai dengan tahun 2025, telah terdapat 84 Patua yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Utara, dimana 1 diantaranya merupakan individu atau kelompok tani dari Kepulauan Sangihe.
"Salah satu kelompok tani yaitu Poktan Barokah Sangihe telah menerima dukungan bantuan teknis berupa sarana dan prasarana produksi di tahun 2023," kata Joko.
Ia menjelaskan, Bank Indonesia senantiasa memberikan dukungan ke Patua se-Sulawesi Utara melalui program pelatihan pembuatan pupuk organik pada tahun 2024.
Kemudian pada 2025, program pelatihan difokuskan dalam pengembangan digital farming, hilirisasi dan analisis usaha tani.
"Pada tahun ini, Bank Indonesia telah membuka kesempatan untuk bergabung sebagai Patua dan Wanua," jelasnya.
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi upaya BI sebagai bank sentral dalam mendukung perekonomian di Sangihe.
Pemkab berharap dukungan ini akan terus mengalir di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Pewarta : Nancy Tigauw
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
