Manado (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 Manado terus meningkatkan standar pelayanan guna menghadapi lonjakan penumpang jelang arus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Sulawesi Utara.
"Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang sekaligus meningkatkan standar pelayanan," kata General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado Nurlayla Arbie, di Manado, Rabu.
Pembenahan di Pelabuhan Manado ini adalah salah satu fokus utama Pelindo dalam penataan jalur masuk penumpang, baik yang datang langsung dari luar kawasan pelabuhan maupun dari dalam area parkir kendaraan.
Jalur tersebut kini dipisahkan guna mencegah penumpukan di terminal.
Nurlayla mengatakan penataan dilakukan sebagai bagian dari komitmen pelayanan dengan tagline #MelayaniSepenuhHati.
“Pelabuhan Manado ini memang tergolong pelabuhan rakyat, tetapi volume penumpangnya sangat tinggi. Karena itu, kami ingin meningkatkan standar pelayanan agar setara dengan pelabuhan-pelabuhan lain di Indonesia,” kata Nurlayla.
Selain pemisahan jalur, Pelindo juga menyiapkan akses khusus bagi penyandang disabilitas yang terpisah dari penumpang umum.
Dari sisi keamanan, sistem autogate dan metal detector mulai diperkenalkan kepada pengguna jasa.
Saat ini, katanya, Pelabuhan Manado telah memiliki tujuh unit autogate system, termasuk autogate mobile yang dapat dioperasikan saat terjadi lonjakan penumpang.
Meski awalnya direncanakan mulai berjalan 1 Desember 2025, implementasi penuh autogate dan metal detector ditunda hingga 29 Januari 2026.
“Kami sengaja menunda agar penumpang lebih terbiasa dulu. Saat diterapkan penuh nanti, mereka tidak kaget lagi,” jelas Nurlayla.
Masa Natal-Tahun Baru, kata Nurlayla dimanfaatkan sebagai momentum sosialisasi, seiring meningkatnya jumlah penumpang.
“Pada Senin (15/12), jumlah penumpang berangkat tercatat mencapai 2.700 orang, meningkat dibanding rata-rata harian yang biasanya di bawah 2.000 penumpang,” kata Nurlayla.
Untuk menunjang kenyamanan lanjut Nurlayla Arbie, Pelabuhan Manado menyediakan lounge gratis di depan pintu masuk terminal.
“Fasilitas ini dapat digunakan seluruh penumpang dan merupakan dukungan dari Danantara. Di kawasan Indonesia Timur, hanya dua pelabuhan yang memiliki lounge serupa,” ujarnya.
Selain itu, Pelindo juga menyediakan troli gratis bagi penumpang yang membawa banyak barang, meski penggunaannya masih belum maksimal karena penumpang belum terbiasa.
Untuk periode Natal-Tahun Baru Desember 2025, Pelindo memproyeksikan total penumpang mencapai sekitar 76 ribu orang.

